Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemerintah Bavaria Jerman Setujui Larangan Cadar

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Februari 2017 10:25 10:25 am
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Februari 2017 10:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah negara bagian Bavaria, Jerman, telah menyetujui rancangan undang-undang baru yang melarang penggunaan jenis pakaian wanita Muslim tertentu di tempat-tempat umum. Keputusan itu diambil di tengah upaya politisi konservatif Jerman untuk merebut kembali suara pemilih dari partai anti-imigrasi AfD.

Dilansir Deutsche Welle, negara bagian di selatan Jerman, Bavaria, hari Selasa malam (21/2/2017) mengumumkan telah menyetujui larangan cadar di tempat-tempat publik tertentu. Wanita yang mengenakan niqab atau Burqa menghambat komunikasi dan membahayakan keselamatan publik, kata Menteri Dalam Negeri Bavaria Jaochim Hermann usai rapat kabinet.

“Komunikasi timbal-balik terjadi tidak hanya lewat kata-kata, tetapi juga melakui pandangan, ekspresi dan gestur,” kata Hermann kepada para wartawan. “Itu membentuk pondasi dari hubungan interpersonal kita dan menjadi basis masyarakat dan kebebasan, serta demokrasi kita.”

Menurut RUU baru itu cadar dilarang di tempat pelayanan publik, universitas, sekolah, taman kanak-kanak, dalam bidang keamanan dan ketertiban publik, serta saat digelar pemilihan (umum).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Saat ini pemerintahan Bavaria dikuasai politisi konservatif dari Uni Sosial Kristen (CSU), saudaranya Partai Kristen Demokrat (CDU) kendaraan politik Kanselir Angela Merkel. CSU memegang mayoritas absolut di parlemen Bavaria, yang kata Hermann diharapkan akan meloloskan RUU itu sebelum reses musim panas.

Politisi-politisi konservatif harus bergerak cepat. Pasalnya, Jerman harus bersiap untuk pemilu federal bulan September. Ada kekhawatiran mereka akan kehilangan suara dan kalah dari partai rasis anti-imigran AfD, terlebih kebijakan-kebijakan Kanselir Merkel belakangan menjadikan CDU kurang dilirik publik.

Kanselir Merkel pada bulan Desember 2016 menunjukkan dukungannya terhadap larangan cadar, dengan mengatakan bahwa larangan itu bisa diberlakukan di mana saja sepanjang secara legal memungkinkan.

Namun, banyak juga pihak yang mengkritik larangan itu tidak hanya bertentangan dengan kebebasan beragama, tetapi juga dieksploitasi untuk tujuan politik yaitu menarik dukungan pemilik suara.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Soal Kondisi Bangsa, Wantim MUI Ajak Pemerintah Berdiskusi Secara Terbuka
Tulisan selanjutnya Perwira dan Bintara Wanita Angkatan Bersenjata Turki Bisa Gunakan Jilbab

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?