Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Brahimi Membawa Ide Baru, Assad Minta Dialog

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 15 September 2012 22:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Utusan internasional untuk Suriah Lakhdar Brahimi hari Jumat bertemu dengan tokoh oposisi, yang mengatakan bahwa pengganti Kofi Anan itu membawa ide-ide baru upaya penyelesaian konflik di Suriah, lansir AFP (14/9/2012), sementara Presiden Assad menyeru dilakukannya dialog di kalangan orang Suriah sendiri.

Brahimi bertemu dengan kelompok oposisi yang ditoleransi oleh Presiden Suriah Bashar Al Assad, seperti Komite Koordinasi Nasional untuk Perubahan Demokratis (NCCDC) yang terdiri dari kelompok-kelompok Arab, Kurdi dan kaum sosialis.

“Kami katakan kepada Tuan Brahimi … tentang dukungan kami atas upayanya menyelesaikan krisis dengan mengakhiri kekerasan dan pembunuhan, menyediakan perawatan medis dan membebaskan para tahanan politik,” kata Hassan Abdul Azim, jurubicara kelompok oposisi yang mendapat pengakuan dari rezim Assad itu kepada para wartawan.

“Brahimi akan mendengarkan (aspirasi) oposisi dan para pejabat (pemerintah) guna mengkristalkan ide-ide baru yang membawa hasil,” kata Abdul Azim usai pembicaraan di antara mereka di sebuah hotel di ibukota Damaskus.

Abdul Azim juga mengatakan bahwa ide penyelesaian damai konflik Suriah yang diajukan Kofi Annan akan diamandemen. “Akan ada ide-ide dan tindakan baru,” ujarnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kelompok oposisi NCCDC, kata Abdul Azim, berangkat ke China hari Sabtu ini guna mendesak Beijing –yang merupakan negara sekutu Assad—menekan rezim mengakhiri kekerasan, membebaskan para tahanan dan memperbolehkan unjuk rasa damai.

Kunjungan Brahimi ke Suriah sejak hari Kamis (13/9/2012) tersebut merupakan yang pertama kalinya sejak ia ditunjuk menggantikan Kofi Annan sebagai utusan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Suriah. Sesampainya di Damaskus, Brahimi bertemu dengan Menteri Luar Negeri Walid Mualim dan pada Sabtu pagi bertemu dengan Assad.

Assad Minta Dialog

“Masalah sebenarnya di Suriah adalah kombinasi antara politik dan aktivitas yang dilakukan di lapangan,” kata Assad, dilansir Al Arabiya, Sabtu (15/9/2012).

“Kerja politik jalan terus, khususnya dengan menyeru dilakukannya dialog antara orang Suriah berdasarka aspirasi seluruh rakyat.”

“Kesuksesan kerja politik tergantung pada tekanan yang diberikan kepada negara-negara yang mendanai dan melatih para teroris [pasukan oposisi], dan yang membawa senjata masuk ke Suriah, sampai mereka berhenti melakukannya,” kata Assad.

Assad mengatakan, pemerintahannya akan bekerja sama dengan sungguh-sungguh untuk menyelesaikan krisis, sepanjang semua upaya yang dilakukan netral dan independen.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migratesuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Yordania Minta Youtube Hapus Video Film Anti Islam
Tulisan selanjutnya Isu Terorisme Dinilai Jadi Kendaraan Pembunuhan Gerakan Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?