Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Beijing: Hadiah Uang untuk Informasi Keberadaan Mata-Mata Asing di China

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 April 2017 09:17 9:17 am
Ama Farah
Dipublikasikan 11 April 2017 09:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah kota Beijing menawarkan hadiah uang dalam jumlah besar bagi orang yang memberitahukan perihal keberadaan mata-mata asing di negara China.

Warga di ibukota China itu bisa mendapatkan uang hingga 500.000 yuan ($72.000) dengan memberikan informasi itu ke pihak berwenang.

Pejabat kota mengatakan masyarakat harus membantu mendirikan Tembok Besar besi guna menangkal kejahatan agen intelijen asing.

Tahun lalu, pihak berwenang menggelar kampanye, termasuk memperingatkan agar warga tidak terperangkap bujuk rayu mata-mata asing.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Peraturan baru tersebut diumumkan oleh dinas keamanan daerah ibukota Beijing. Peraturan itu menyebutkan bahwa warga dapat menyampaikan informasinya melalui jalur telepon khusus yang dirilis tahun lalu atau lewat pos.

Hadiah uang tunai yang bisa mereka dapatkan berkisar antara 10.000 dan 500.000 yuan, tergantung kemanfaatan informasi itu guna “mencegah atau menghentikan aksi mata-mata, atau memecahkan kasus spionase,” tulis beberapa media pemerintah termasuk Beijing Daily seperti dilansir BBC Senin (10/4/2017).

Pihak berwenang mengatakan, sebagai jantung di mana pusat pemerintahan China berada, Beijing menjadi pilihan pertama bagi agen-agen intelijen asing untuk memulai aksinya seperti menginfiltrasi, mengacaukan, memecah belah, menghancurkan, serta mencuri dari targetnya.

Pihak berwenang menjelaskan, pada bulan Januari lalu sekelompok nelayan di Provinsi Jiangsu menemukan sebuah “obyek tidak dikenal yang bertuliskan kata-kata asing,” ketika mereka menjala ikan. Benda itu kemudian diserahkan ke pihak berwenang.

Setelah diselidiki, benda tersebut ternyata adalah sebuah “alat mata-mata yang bisa mengumpulkan data perihal China.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penyidik Novel Baswedan Disiram Air Keras Usai Shalat Subuh, Dikutuk Keras
Tulisan selanjutnya Novel Baswedan Disiram Air Keras saat KPK Tangani Korupsi e-KTP

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?