Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Austria: Jika Islamofobia Menyebar Luas, Kita Meminta Semua Wanita Bejilbab

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 April 2017 12:14 12:14 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 April 2017 09:34
Bagikan
Alexander Van Der Bellen
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Austria Alexander Van Der Bellen mengatakan suatu hari nanti dia akan meminta semua wanita berjilbab jika Muslim perempuan mengalami diskriminasi di negaranya.

Permintaan sebagai solidaritas kepada umat Muslim  itu akan dia serukan jika Islamofobia berlanjut.

Dikutip Daily Mail, Jumat 28 April 2017, Van der Bellen mengungkapkan hal ini ketika bertemu sejumlah siswa pada Senin lalu. Dia meyakini bahwa hak setiap wanita untuk mengenakan apapun yang dia suka.

Namun, mengacu pada diskriminasi terhadap umat Islam di Austria, dia kemudian melanjutkan komentarnya.

”Jika ini terus berlanjut dengan Islamofobia yang menyebar luas, saatnya akan tiba ketika kita harus meminta semua wanita untuk memakai jilbab,” ujarnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca:  Bagaimana Islamofobia dan Fakta ‘Alternatif’ Membentuk Pemerintah Donald Trump [1]

Pernyataan Van der Bellen memicu perdebatan di dunia maya. Sejumlah netizen bahkan menolak saran Bellen. Salah satu netizen menyatakan kekecewaannya ke akun media sosial Twitter.

“Untuk presiden Austria, jawabannya adalah tidak. Tidak ada wanita yang harus memakai jilbab jika tak mau. Kebebasan memilih adalah hak setiap orang sejak lahir,” ujar salah satu netizen dikutip Russia Today.

Bagi sebagiaan warga Austriaa, komentar presiden yang akan minta semua wanita berjilbab sebagai solidaritas kepada umat Muslim itu disalahpahami publik sebagai upaya penerapan syariah Islam.

Baca:  Pengadilan Bolehkan Perusahaan di Eropa Melarang Pegawainya Pakai Jilbab

Namun, kritikan itu dijawab sang presiden dengan mengunggah sebuah posting di Facebook pada hari Rabu. Ia menegaskan imbaunnya dipicu oleh fakta perempuan berkerudung mengalami diskriminasi dan sasaran kebencian di Austria.

Bulan lalu, beberapa pejabat pemerintah dengan tajam mengkritik sebuah rekomendasi dari Komunitas Agama Islam di Austria (IGGO) bahwa wanita Muslim sebaiknya mulai mengenakan jilbab sejak awal pubertas. Seorang sekretaris negara negara bagian di Austria, Muna Duzdar, menolak rekomendasi itu.

Komentar Van der Bellen muncul kurang dari tiga bulan setelah pemerintah Austria mengumumkan rencana untuk melarang pemakaian jilbab yang menutup muka secara penuh di tempat publik. Rencana itu memicu demonstrasi di Ibu Kota Wina.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Donald Trumpimigrasiislam di austriaislamofobiajilbablarangan jilbabMuslim di AS
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya DPR Suarakan Isu Energi dan Lingkungan di Forum Parlemen Asia
Tulisan selanjutnya KOKAM Prambanan Datangi Gereja, Minta Tidak Libatkan Remaja Masjid di Acara Estafet Salib

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?