Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bradley Manning Keluar Penjara

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Mei 2017 19:20 7:20 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Mei 2017 19:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Prajurit Amerika Serikat Bradley Manning telah dibebaskan dari penjara setelah menjalani masa hukuman tujuh tahun karena membocorkan ratusan ribu kabel diplomatik dan file militer ke WikiLeaks.

Seorang jubir US Army mengkonfirmasi kepada BBC bahwa Manning, yang telah mengubah identitasnya menjadi wanita dan mengubah namanya menjadi Chelsea, sudah meninggalkan penjara militer Fort Leavenworth di Kansas.

Sebagian besar dari vonis penjara yang diterimanya telah dihapuskan bulan Januari lalu oleh presiden AS kala itu, Barack Obama.

Manning masih berstatus sebagai anggota militer aktif selama perkaranya di pengadilan militer masih belum final. Dia tetap akan mendapatkan tunjangan atau perawatan kesehatan gratis, tetapi tidak mendapatkan gaji, kata pihak militer AS.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jika bandingnya ditolak, dia terancam diberhentikan secara tidak terhormat, lapor media di Amerika.

Manning sedang ditugaskan di Iraq sebagai analis intelijen ketika membocorkan dokumen-dokumen rahasia milik pemerintah AS ke WikiLeaks.

Termasuk yang dibocorkannya adalah rekaman video dari sebuah helikopter Apache milik AS yang sedang menembaki sekelompok warga sipil di sebuah pemukiman di Baghdad, Iraq, pada 2007 sehingga 12 orang tewas, termasuk 2 orang yang dipekerjakan kantor berita Reuters.

Sebelum hari pembebasan, pengacara Manning mengatakan bahwa kliennya gembira tetapi juga “risau.”

“Dia siap akhirnya bisa hidup sebagai perempuan seperti saat ini,” kata Nancy Hollander seperti dikutip BBC Rabu (17/5/2017).

Sehari setelah dia divonis 35 tahun penjara pada 2013, Manning mengatakan dirinya merasa sebagai perempuan sejak kanak-kanak dan ingin hidup sebagai wanita bernama Chelsea.

Tahun lalu, dia berusaha bunuh diri dua kali di Fort Leavenworth, penjara militer untuk kaum Adam.

Tahun 2016 dia juga melakukan mogok makan, yang diakhirinya setelah pihak militer setuju untuk memberikan perawatan medis perubahan gender kepadanya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kisah Tim SAR Hidayatullah Mencari Santri Terseret Ombak di Pantai Garut
Tulisan selanjutnya LPAI Sebut Tayangan Anak Berakting Marah Tak Perlu Diunggah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Berita
31 Agustus 2026 06:11
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?