Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mauritania Negara Terbaru Putuskan Hubungan dengan Qatar

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Juni 2017 12:52 12:52 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Juni 2017 12:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Krisis di Negara-negara Teluk dinilai semakin buruk ketika Mauritania menjadi negara terbaru yang ikut memilih untuk memutuskan hubungan diplomatik mereka dengan Qatar semalam.

Sebelumnya, Arab News melaporkan, Yordania mengumumkan menarik kembali perwakilan diplomatik mereka di Qatar setelah ‘menganalisis penyebab krisis’ antara Doha dengan beberapa negara Arab saat ini.

Hal tersebut dikonfirmasi melalui pernyataan dari Kementerian Luar Negeri yang diterbitkan Badan Informasi Mauritania dalam bahasa Arab.

“Qatar memiliki kebijakan mendukung ‘organisasi teroris’ dan penyebaran ide ekstremis. Ini menyebabkan banyak kematian di negara Arab, Eropa dan seluruh dunia, “kata pernyataan itu.

Sebelumnya, Arab News melaporkan, Yordania mengumumkan menarik kembali perwakilan diplomatik mereka di Qatar setelah ‘menganalisis penyebab krisis’ antara Doha dengan beberapa negara Arab saat ini.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Juru bicara pemerintah, Mohammad al Momani turut mengkonfirmasi Jordan telah membatalkan lisensi saluran berita televisi Aljazeera yang berbasis di Doha.

Baca: Turki Siap Memfasilitasi Negara yang Berseteru dengan Qatar Berdialog 

Situasi penerbangan juga semakin berantakan ketika warga Qatar tidak lagi diizinkan untuk melakukan penerbangan ke Dubai atau Abu Dhabi setelah UEA melarang warga dan perusahaan penerbangan Qatar dari menggunakan bandara negara itu.
“Warga Qatar kini tidak diizinkan untuk melalui bandara di UAE bahkan untuk mengganti pesawat. Peraturan ini berlaku untuk semua perusahaan penerbangan yang terbang ke UAE, termasuk Etihad Airways, “kata juru bicara perusahaan penerbangan yang berbasis di Abu Dhabi itu.

Indonesia dilaporkan juga terpaksa mengalihkan jamaah hajinya ke Arab Saudi naik maskapai lain sementara juru bicara Dewan Agama Islam Singapura mengkonfirmasi 200 penumpang dalam perjalanan ke Arab Saudi turut terpengaruh akibat masalah tersebut.

Baca:

Sementara itu, Uni Emirat Arab (UEA) telah melarang rakyatnya memberi ungkapan simpati terhadap Qatar dan mereka yang ditemukan melakukan hal itu bakal menghadapi hukuman penjara hingga 15 tahun.

“Tindakan tegas akan diambil terhadap siapa yang menunjukkan simpati atau apa-apa bentuk bias terhadap Qatar serta membantah posisi UEA baik melalui media sosial, pernyataan tertulis, visual maupun bentuk lisan,” lapor Gulf News mengutip Jaksa Agung UEA, Hamad Saif al -Shamsi.

Surat kabar itu yang mengutip pernyataan kepada media berbahasa Arab mengatakan, selain hukuman penjara, pelaku juga akan dikenakan denda minimal 500.000 dirham.

Sejak krisis diplomatik itu tercetus, slogan menentang dan mendukung Qatar telah menjadi topik paling hangat yang dibahas di situs Twitter berbahasa Arab dan koran serta saluran televisi di wilayah ini turut terlibat dalam perang mulut tentang peran Qatar, tulis AFP.

Arab Saudi sebelumnya memimpin enam negara lainnya yaitu Bahrain, Emeriah Arab (UEA), Mesir, Yaman, Libya dan Maladewa untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar atas beberapa alasan terkait ‘keamanan nasional’. *

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudibahrainEmir Qatarhubungan diplomatikIkhwanul MusliminKrisis Diplomasi QatarMauritaniaNegara telukRaja Salman Abdul AzizTamim Hamad al-ThaniUEAUni Emirat Arab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Serangan Hacker Kantor Berita Qatar Dinilai Awal Mula Krisis Diplomasi
Tulisan selanjutnya Puasa adalah Perisai

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Berita
30 Agustus 2026 17:04
STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?