Hidayatullah.com—Miliuner Amerika Serikat David Rockefeller telah meninggal dunia dalam kondisi sedang tidur di rumahnya di Poncantico Hill, New York, kata seorang juru bicara. Dia berusia 101 tahun, lapor BBC Senin (20/3/2017).
David Rockefeller, orang yang terakhir wafat dari generasinya di keluarga Amerika yang tersohor itu, adalah cucu dari salah satu pendiri Standard Oil John D Rockefeller. Dia bungsu dari lima putra John D Rockefeller Jr.
Pria berusia seratusan tahun itu berada di puncak kekayaan keluarganya, mengendalikan baik urusan bisnis maupun filantropik keluarga itu.
Meskipun dia tidak pernah mencari posisi di dunia politik, tetapi dia punya dua abang yang pernah menjabat di pemerintahan.
Nelson Rockefeller dulu menjabat Gubernur New York dan pernah sebentar menjabat wakil presiden Amerika Serikat. Sementara Winthrop Rockefeller pernah menjabat sebagai gubernur di Arkansas.
David Rockefeller lulus dari Universitas Harvard tahun 1936 dan menerima gelar doktor bidang ekonomi dari Universitas Chicago pada tahun 1940.
Dia kemudian ikut dalam Perang Dunia II sebelum bekerja di Chase Bank, yang kemudian berubah menjadi JP Morgan Chase.
Dia diangkat menjadi presiden perusahaan jasa keuangan itu pada 1961, dan sebagai chairman dan chief executive-nya pada 1969.
Di bawah kepemimpinannya, Chase menjadi bank pertama asal Amerika Serikat yang membuka kantor di Uni Soviet dan China.
Tahun 1974, Chase pertama kalinya membuka kantor di Mesir usai krisis Suez tahun 1956.
Dia juga adalah figur di balik pembangunan gedung World Trade Center di New York City.
David Rockefeller pensiun dari dunia bisnis pada 1981 di usia 65 tahun.
Mantan Presiden AS George HW Bush (bapaknya George W Bush), beserta istrinya Barbara, mengeluarkan pernyataan belasungkawa. Pasangan itu mengatakan pasti akan merindukan pertemuan tahunan dengan David Rockefeller yang biasa digelar di Maine.
Bush memuji aktivitas filantropi Rockefeller, serta peran aktifnya dalam urusan nasional dan internasional. Bush -yang juga dikenal sebagai pengusaha di bidang perminyakan- mengatakan koneksi yang dimiliki Rockefeller serta kemampuannya dalam menangani berbagai masalah menjadikannya seorang penasihat presiden -baik dari Partai Republik maupun Demokrat- yang sangat berharga.
Seperti umumnya miliuner di dunia ini, David Rockefeller dikenal sebagai kolektor benda seni. Konon koleksi pribadinya pernah ditaksir nilainya mencapai $500 juta.
Di usia ke-100 pada 2015, dia mendonasikan lahan seluas 1.000 are untuk dijadikan taman nasional negara bagian Maine.
Aktivitas sosialnya membuat David Rokefeller dianugerahi Presidential Medal of Freedom, penghargaan tertinggi dari negara AS untuk warga sipil, pada tahun 1998.
David Rockefeller memiliki 6 anak; David Jr, Richard, Abby, Neva, Margaret dan Eileen. Istrinya Margaret McGarth meninggal lebih dulu di tahun 1996.*