Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden UEA Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan Meninggal Dunia

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 13 Mei 2022 23:45 11:45 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 13 Mei 2022 23:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan, kakak Putra Mahkota Mohammed bin Zayed (MBZ), telah meninggal dunia, kantor berita negara Emirat WAM melaporkan. Dia meninggal dunia di usianya yang ke 73 tahun.

“Kementerian Kepresidenan mengumumkan bahwa akan ada 40 hari berkabung resmi dengan bendera setengah tiang dan tiga hari penutupan kementerian dan entitas resmi di tingkat federal dan lokal dan sektor swasta,” tulis WAM di Twitter pada hari Jumat.

Sheikh Khalifa sudah jarang terlihat di depan umum sejak menderita stroke pada tahun 2014.

Perannya kemudian digantikan oleh adiknya, Putra Mahkota Abu Dhabi Mohammed Bin Zayed yang dipandang sebagai penguasa de facto dan pembuat keputusan keputusan kebijakan luar negeri utama, seperti bergabung dengan perang yang dipimpin Saudi di Yaman dan mempelopori embargo terhadap negara tetangga Qatar dalam beberapa tahun terakhir.

“UEA telah kehilangan putra dan pemimpinnya yang mulia dari ‘fase pemberdayaan’ dan penjaga perjalanannya yang diberkati,” kata MBZ di Twitter, memuji kebijaksanaan dan kemurahan hati Khalifa.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di bawah konstitusi, Wakil Presiden dan Perdana Menteri Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, pemimpin Dubai, akan bertindak sebagai presiden sampai dewan federal yang terdiri dari para penguasa tujuh emirat bertemu dalam waktu 30 hari untuk memilih presiden baru.

Belasungkawa atas meninggal nya presiden UEA mulai mengalir dari para pemimpin Arab, termasuk raja Bahrain, presiden Mesir dan perdana menteri Iraq.

Selain itu, Menlu AS Antony Blinken menyampaikan belasungkawa atas kematian Sheikh Khalifa, yang ia sebut sebagai “teman sejati Amerika Serikat”.

“Kami sangat menghargai dukungannya dalam membangun kemitraan luar biasa yang dinikmati negara kami hari ini. Kami berduka atas kepergiannya, menghormati warisannya, dan tetap berkomitmen pada persahabatan dan kerja sama kami yang teguh dengan Uni Emirat Arab,” katanya.

Sheikh Khalifa berkuasa pada tahun 2004 di emirat terkaya Abu Dhabi dan menjadi kepala negara. Dia diharapkan akan digantikan sebagai penguasa Abu Dhabi oleh Putra Mahkota Sheikh Mohammed.

Abu Dhabi, yang memegang sebagian besar kekayaan minyak negara Teluk, telah memegang kursi kepresidenan sejak pendirian federasi UEA oleh ayah Sheikh Khalifa, mendiang Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan, pada tahun 1971.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Berita DukaMBZmeninggal duniaPresiden UEA MeninggalSheikh Khalifa bin Zayed al-NahyanUni Emirat Arab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI:  Pembongkaran Tiang Masjid Taqwa Aceh Menyakiti Muhammadiyah Seluruh Indonesia
Tulisan selanjutnya Hamas Puji RUU Parlemen Iraq yang Melarang Normalisasi dengan ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?