Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemerintah Jerman Dirikan Badan Intelijen Siber

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 September 2017 18:45 6:45 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 September 2017 18:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kementerian Dalam Negeri Jerman secara resmi membuka ZITiS, sebuah lembaga pengintaian independen baru yang terdiri dari aparat kepolisan dan dinas rahasia. Akan tetapi sejumlah pihak mengkhawatirkan keberadaannya.

Mendagri Thomas de Maiziere meresmikan sebuah badan keamanan siber baru di Munich hari Kamis (14/9/2017), sebagai bagian dari sentralisasi penanggulangan kejahatan siber dan spionase digital lewat pengingtaian komunikassi massa, data terenskripsi dan pengumpulan data massal.

Akan tetapi, komisioner lembaga perlindungan data yang didirikan pemerintah secara terbuka mengeluhkan bahwa dirinya tidak diajak berunding –sebagaimana yang dijanjikan – tentang lembaga baru yang diberi nama ZITis tersebut.

Komisioner perlindungan data Andrea Vosshoff kepada koran Neue Osnabrücker Zeitung mengatakan bahwa dia tidak bisa menawarkan “penilaian serius atau valid atau evaluasi terhadap proyek ini” meskipun pemerintah telah menjanjikan “partisipasi resmi” kepadanya musim panas lalu, lapor Deutsche Welle.

“Tentu saja proteksi data merupakan elemen utama dari proyek besar semacam itu,” kata Peter Schaar –pendahulu Vosshoff, kepada Deutsche Welle. “Sangat disayangkan jika komisioner perlindungan data yang terkait tidak diberi kesempatan terlibat sebagaimana mestinya.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

ZITiS bukan investasi main-main,. Sekitar 10 juta euro akan dikucurkan ke lembaga ini pada tahun pertama saja, dengan 120 posisi dan jabatan tersedia langsung. Pemerintah ingin menambah personelnya menjadi 400 sebelum tahun 2022. Badan itu dirancang sebagai sumber daya teknologi bagi dinas-dinas keamanan Jerman lainnya, yang semuanya berada di bawah satu naungan Kementerian Dalam Negeri.

Frank Herrmann, politisi dari Partai Pembajak, mengacungi jempol keberanian Vosshoff berterus terang kepada publik.

Herrmann mengaku khawatir, terutama karena ZITiS menjadi sebuah lembaga keamanan independen, yang tidak diatur oleh undang-undang apapun. “Kita memiliki undang-undang untuk BKA, undang-undang BND,” kata Herrmann menunjuk kepolisian dan dinas intelijen Jerman. “Semua institusi itu diatur dengan undang-undang yang mengatakan tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Hal seperti itu tidak ada pada ZITiS.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Laporan BHRN: Muslim Rohingya Dipersulit di Segala Akses
Tulisan selanjutnya AICHR: Diplomasi Indonesia Perlu Ditingkatkan ke Tahap Selanjutnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?