Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Untuk Pertama Kalinya San Suu Kyi Kunjungi Arakan setalah Tekanan Internasional

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 November 2017 22:30 10:30 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 November 2017 22:30
Bagikan
Aung San Suu Kyi mengungjungi Rakhine secara mendadak
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi hari Kamis (02/11/2017) mengunjungi daerah konflik di utara Arakan untuk pertama kalinya dan mengatakan pemerintah berencana mengembalikan ratusan ribu Muslim Rohingya yang lari dari pembersihan etnis.

San Suu Kyi dilaporkan tiba di bagian utara Rakhine, lokasi kekerasan yang selama ini menimpa etnis minoritas Muslim Rohingya.

“Penasihan Negara sekarang berada di Sittwe [ibu kota Rakhine] dan akan pergi ke Maungdaw dan Buthiduang juga. Ini akan menjadi perjalanan seharian,” tutur juru bicara pemerintah, Zaw Htay, kepada AFP.

Baca: Amnesti Internasional: Aung San Suu Kyi Sembunyikan Kepalasanya di Pasir

Pemimpin de facto Myanmar ini  tiba di Rakhine pertama kalinya sejak kekerasan meletus di negara bagian itu pada 25 Agustus 2017 lalu.

Suu Kyi mengunjungi Ibu Kota Rakhine, Sittwe dan kota-kota lain di negara bagian itu selama satu hari tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seorang wartawan Reuters melihat Suu Kyi naik helikopter militer di Sittwe pada Kamis pagi waktu setempat. Dia didampingi sekitar 20 orang.

Aung San Suu Kyi mendapat kritik tajam dari masyarakat internasional tentang menghentikan kekerasan dan menghukum mereka yang bertanggung jawab.

Baca: Akibat Isu Rohingya: Universitas Oxford Copot Gambar San Suu Kyi

Suu Kyi baru-baru ini menguraikan sebuah rencana baru untuk mengakhiri konflik dan membangun lebih banyak di Rakhine.

Dia mengatakan hal ini akan dilakukan oleh pemerintah sipil, bekerja sama dengan kelompok bisnis lokal dan donor asing.

Namun, badan bantuan internasional masih belum diizinkan mengakses secara penuh ke daerah-daerah yang terkena kekerasan, kutip BBC.

Dan belum ada kesepakatan dengan pemerintah Bangladesh mengenai bagaimana cara memulangkan pengungsi Rohingya.

Dalam sebuah pidato pada bulan September, Suu Kyi mengutuk pelanggaran hak asasi – tapi tidak menyalahkan tentara atau mengutarakan tuduhan pembersihan etnis.

San Suu Kyi mendapat kecaman dunia internasional karena tidak menghentikan aksi militer terhadap Muslim Rohingya, yang dituduh sebagai aksi pembersihan etnis.

Sekitar 600.000 orang Rohingya telah melarikan diri ke Bangladesh sejak 25 Agustus dan diperkirakan lebih 3000 orang tewas akibat aksi kejam militer Myanmar dan aktivis radikal Buddha.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:etnis Muslim RohingyaMiliter BurmaMuslim Arakanmuslim RohingyamyanmarOperasi Pembersihan etnispembakaranpembersihan etnispenyelidik hak asasi manusiaRakhineRohingyaSan Suu Kyi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya CIA Buka 470 Ribu Ribu Dokumen terkait Osama bin Laden
Tulisan selanjutnya Raja Salman Perintahkan Pembentukan Badan Otoritas Keamanan Cyber Nasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?