Hidayatullah.com–Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa mitranya dari Sudan sepakat untuk sementara menyerahkan Pulau Suakin ke Turki untuk tujuan rekonstruksi dalam upaya meningkatkan pariwisata umrah dari negara tersebut ke Arab Saudi. Hal itu ia sampaikan pada hari Senin lalu, (25/12/2017).
Suakin, salah satu pelabuhan tertua di Afrika, digunakan oleh Muslim Afrika yang berangkat berziarah ke Kota Suci Makkah di Arab Saudi.
Ottoman (Turki) menggunakan kota pelabuhan tersebut untuk mengamankan provinsi Hijaz, sekarang barat Arab Saudi.
“Saya mengatakan, saat masjid Hanafi dan Syafii dibangun di sini, departemen kepabeanan juga dibangun. Namun, Anda harus memberi pulau itu kepada kami untuk sementara dan kami akan membangun kembali dan menghidupkan kembali pulau ini sesuai dengan bentuk aslinya. Saudaraku Omar al-Bashir (Presiden Sudan) mengatakan ‘OK,'” kata Erdogan, dilansir Hurriyet Daily News saa ia berbicara di Forum Turki-Sudan yang diselenggarakan oleh Dewan Hubungan Ekonomi Luar Negeri.
Baca: Presiden Turki dan Sudan Berhaji Bersama 2 Juta Jamaah
Erdogan juga menyatakan bahwa rekonstruksi pulau tersebut akan berkontribusi pada warisan sejarahnya, menambahkan bahwa mereka yang ingin pergi ke Mekkah untuk umrah dari Turki pertama-tama akan mengunjungi pulau tersebut sebelum menyeberang ke Jeddah dengan kapal, atau yang disebutnya “paket wisata.”
“Ini juga akan memicu sosialisasi rakyat kita, dan sejarah akan kembali bangkit kembali,” katanya.
Selama kunjungan ke Sudan, kedua negara menyetujui sejumlah kesepakatan bilateral untuk memperkuat hubungan di bidang sains, teknologi, industri, produksi pertanian, kehutanan, pendidikan, pariwisata, perdagangan, dan ekonomi.*/Sirajuddin Muslim