Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Menghina Maria, 3 Pemuda Muslim Dihukum Menghafal Qur’an oleh Hakim

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 Februari 2018 15:50 3:50 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Februari 2018 15:50
Bagikan
Mahasiswa dari berbagai agama mengikuti kelas psikologi di Univ Lebanon
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang hakim Kristen dari Libanon menjatuhkan hukuman yang tidak biasa kepada tiga pemuda Muslim setelah mereka dinyatakan bersalah atas penghinaan terhadap Bunda Maria.

Joceline Matta, nama hakim tersebut memerintahkan tiga pemuda itu untuk menghafal ayat-ayat dari sebuah al-Qur’an, yakni Surah Al-Imran ayat 42 sampai dengan 51.

Ayat-ayat tersebut menyebutkan tentang Yesus dan Maria. Menghina Maria dan Yesus adalah dosa berat dalam Islam dan sama saja dengan ketidakpercayaan.

Matta menyampaikan bahwa Allah sangat menghormati Maria dengan mengabadikan namanya dalam kitab suci.

“Hukum adalah sekolah dan bukan hanya penjara,” kata Matta  dikutip Al Arabiya, Senin (12/02/2018).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca:  Ulama Sunni Libanon Dijatuhi Hukuman Mati

Perdana Menteri Libanon, Saad Hariri dalam ciutannya di twitter, menyambut baik sikap tersebut dengan mengatakan ini cara yang bagus untuk menciptakan pemahaman antara kedua agama tersebut.

Menteri Negara Pemberantasan Korupsi Nicolas Tueni juga memuji sikap Matta. Menurutnya, keputusannya beralih ke pendekatan pengadilan yang inovatif akan membantu menyelesaikan masalah sosial dan intoleransi keagamaan di Libanon.

Ada seruan pada media sosial untuk keputusan Justice Matta untuk digunakan sebagai contoh dalam kasus lain.

Baca: Libanon Vonis Tokoh Syiah Kolaborator Israel

Libanon mengalami kekerasan sektarian antara berbagai faksi Muslim, Kristen dan Druze dalam Perang Saudara 1975-1990, yang menewaskan sekitar 120.000 orang.

Di bawah konstitusi, yang menekankan keharmonisan agama. Presiden dipilih oleh parlemen untuk masa jabatan enam tahun dan tidak dapat dipilih kembali lagi sampai enam tahun sejak akhir masa jabatan pertama.

Perdana Menteri dan Wakil Perdana Menteri ditunjuk oleh Presiden setelah berkonsultasi dengan Parlemen. Presiden diharuskan beragama Maronit, Perdana Menteri Sunni dan Ketua Parlemen harus Syiah.*/Sirajuddin Muslim

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:agamaBunda MariaDruzeHakim KristenkepercayaanLebanonLibanonMariamenghafal Qur'anmenghina KristensunnisyiahYesus
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aktris Minnie Driver Tak Mau Lagi Dukung Oxfam
Tulisan selanjutnya Korsel Hapus Ruang Sholat di Olimpiade Musim Dingin 2018

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Berita
31 Agustus 2026 06:11
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?