Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Renew Partai Baru Anti-Brexit Diluncukan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Februari 2018 11:53 11:53 am
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Februari 2018 11:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah partai politik baru di Inggris yang terinspirasi dari gerakan En Marche! besutan Presiden Prancis Emmanuel Macron telah diluncurkan di London.

Dengan hanya 13 bulan waktu tersisa sebelum Inggris benar-benar keluar dari Uni Eropa, pihak-pihak penentang Brexit melakukan berbagai cara untuk menghentikan langkah Inggris meninggalkan persekutuan ekonomi terbesar dunia itu. Mereka menyebut Brexit sebagai kesalahan terbesar sejak Perang Dunia Kedua.

Renew, yang dibentuk tahun lalu setelah gerakan En Marche! melambungkan Emmanuel Macron ke puncak pemerintahan Prancis, mengatakan menarget kelompok pendukung Inggris tetap sebagai anggota Uni Eropa.

James Torrance, kepala strategi partai itu, mengatakan pihaknya akan bersikap keras terhadap Brexit. “Kami akan menekan anggota-anggota parlemen untuk mempertimbangkan kepentingan nasional dan mengembalikan lagi ‘Remain’ ke atas meja pemilihan dalam kesepakatan final UE,” ujarnya, menegaskan agar pilihan “tetap sebagai anggota UE” dimunculkan kembali.

Renew –yang didirikan oleh seorang akuntan, seorang mantan jurnalis dan seorang konsultan– berencana ikut ambil bagian dalam pemilihan lokal bulan Mei mendatang dan dalam pemilihan nasional yang memperebutkan 650 kursi di parlemen.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam referendum 2016, sebanyak 51,9 persen atau 17,4 juta orang memilih untuk meninggalkan Uni Eropa. Sedangkan 48,1 persen atau 16,1 juta orang Inggris memilih negaranya tetap menjadi anggota Uni Eropa.

Apabila dukungan kepada anti-Brexit itu besar dalam pemilu mendatang, maka pemerintahan PM Theresa May kemungkinan akan kehilangan dukungan dan nasib Brexit kembali tidak jelas.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ACTA: Presiden-DPR Tak Boleh Dihina tapi harus Siap Dikritik
Tulisan selanjutnya Ketua MPR Minta Polri-BIN Cegah Penyerangan Ulama Terulang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?