Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Para Dokter Inggris: Ajarkan Anak Caranya Hamil

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Maret 2018 20:44 8:44 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Maret 2018 20:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Para dokter di Inggris menyeru agar anak-anak perempuan diajarkan bagaimana caranya bisa hamil dalam pendidikan seks yang baru, dan tidak lagi melulu mengajarkan soal kontrasepsi.

Sebuah koalisi yang terdiri dari dokter-dokter ternama, pakar fertilitas dan aktivis mengatakan kepada pemerintah bahwa pendidikan seks yang berfokus pada kontrasepsi dan pencegahan kehamilan remaja dapat mengakibatkan para wanita belia itu berasumsi mereka bisa langsung hamil begitu saja kapanpun mereka mau, lapor RT Sabtu (3/3/2018).

Saat ini data National Health Service (NHS) menunjukkan 1 dari 7 pasangan di Inggris harus berjuang keras agar bisa hamil. Itu kenapa pendidikan seks yang berfokus pada kontrasepsi sekarang harus beralih ke bagaimana caranya agar dapat hamil.

Di masa sekarang, usia rata-rata wanita di Inggris memiliki anak adalah 30 tahun, berarti naik dari 26 pada 1976. Sekitar seperlima wanita yang mencapai usia 45 tahun tidak memiliki seorang anak pun. Usia terbaik untuk hamil adalah 20-35 tahun. Sementara itu, kehamilan remaja menurun, yang mana pada 2015 menjadi 21 setiap 1.000 atau setengah dari rata-rata di era 1990-an.

Mulai tahun 2019, anak-anak sekolah di Inggris diwajibkan mengikuti kelas pendidikan seks. Pemerintah saat ini sedangan melakukan konsultasi publik untuk menetapkan apa saja isi pelajaran yang akan diberikan kepada peserta didik.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Fertility Education Initiative (FEI) mengusulkan silabus harus mencakup soal sifat fertilitas, mulai dari pubertas hingga menopause. Apa saja yang dapat mengganggu kesuburan dan teknologi pembuahan seperti IVF juga perlu diajarkan. Demikian pula soal kesehatan mental seseorang ketika berusaha untuk dapat hamil atau gagal hamil.

Menanggapi usulan-usulan yang masuk Departemen Pendidikan mengatakan konsultasi yang dilakukannya “ekstensif”. Mereka juga mengatakan ingin agar anak-anak Inggris mendapatkan pelajaran-pelajaran baru yang dapat membantu mereka menghadapi berbagai tantangan di era Inggris modern.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hampir Seribu Kejahatan Anti-Muslim Terjadi di Jerman pada 2017
Tulisan selanjutnya Konjen RI Jeddah Bahas Pelayanan Jemaah Haji dengan Pihak Imigrasi Madinah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?