Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Supremasi Kulit Putih Amerika Makin Marak di Era Presiden Trump

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Februari 2018 19:13 7:13 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Februari 2018 19:13
Bagikan
Kelompok anti-Muslim di Amerika Serikat.
Bagikan

Hidayatullah.com–Southern Poverty Law Center (SPLC) hari Rabu (22/2/2018) mempublikasikan sebuah laporan yang menunjukkan kenaikan jumlah kelompok kebencian selama tahun pertama Donald Trump menjabat presiden Amerika Serikat.

Jumlah kelompok kebencian di Amerika Serikat bertambah menjadi 954, atau naik 4 persen dibanding tahun sebelumnya.

“Presiden Trump di tahun 2017 mencerminkan apa yang ingin kelompok supremasi kulit putih lihat, yaitu sebuah negara di mana rasisme dihukum oleh lembaga tertinggi, imigran didepak keluar dan Muslim dilarang,” kata SPLC seperti dilansir DW.

Menurur laporan itu, terdapat lebih dari 600 kelompok supremasi kulit putih di AS. Kelompok neo-Nazi naik menjadi 121 dari 99 pada tahun lalu, atau meningkat 22 persen.

SPLC mengatakan kelompok-kelompok neo-Nazi itu “membenci Yahudi dan mencintai Adolf Hitler serta Nazi Jerman.” Mereka juga mendiskriminasi kelompok lain, termasuk kaum minoritas dan komunitas LGBT.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tiga tahun berturut-turut, kelompok anti-Muslim juga bertambah di Amerika Serikat.

Secara keseluruhan, jumlah kelompok kebencian bertambah 20 persen sejak tahun 2014. Trump naik ke puncak kekuasaan di Amerika Serikat dengan janji kampanye malarang Muslim masuk ke negeri itu.

Sementara itu Ku Klux Klan, kelompok supremasi kulit putih yang mendasarkan kebenciannya pada orang kulit hitam, berkurang pengaruhnya di AS. Menurut SPLC hal itu mengindikasikan generasi baru supremasi kulit putih lebih memilih kelompok alternatif-kanan (alt-right) yang lebih beragam kebenciannya.

Disamping itu, SPLC juga mendapati bahwa di era Trump kelompok supremasi pria yang menghendaki ketundukan kaum Hawa terhadap kaum Adam juga bertambah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Puluhan Pelajar Putri Nigeria Diselamatkan dari Penculikan
Tulisan selanjutnya Kedubes AS di Montenegro Digranat, Pelaku Bunuh Diri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Sejarah

KH. Abdul Mu’thi: Tetap Berkarya di Balik Penjara

Sejarah
7 Oktober 2026 08:25
Houthi Menarget Gardu Listrik Masjid Nabawi, Kata Koalisi
Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB
Menara Shahi Masjid Ujjain Roboh Saat Dibongkar, Warga Muslim Pertanyakan Prosesnya
Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal

Terbaru

  • Bantah Pakai RS untuk Aktivitas Militer, Hamas: Tuduhan Palsu ‘Israel’
  • Demonstran Pendukung Palestina Duduki Stasiun di Sejumlah Kota Belanda
  • Sekitar 2.200 Kerabat Terduga Petempur ISIS Masih Ditahan Pasukan Kurdi Suriah
  • KH. Abdul Mu’thi: Tetap Berkarya di Balik Penjara
  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
  • Menteri Pertahanan AS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
  • Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
  • Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
  • Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB
  • Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?