Hidayatullah.com–Seorang petani di Australia mendapati enam ekor sapinya mati berjajar rapi, yang menurut pakar akibat disambar petir.
Hewan-hewan ternak itu ditemukan tergeletak kaku di sepanjang kawat berduri di sebuah lahan peternakan Queensland pekan lalu, beberapa hari setelah hujan badai, lapor BBC Kamis (8/3/2018).
Derek Shirley, pemilik ternak, mengaku sangat terkejut mendapati hal tersebut.
Dr. Sabrina Lomax, pakar hewan ternak dari Universitas Sydney, mengatakan bahwa dirinya yakin keenam hewan itu menyentuh pagar kawat ketika mereka mati.
“Dalam kecelakaan mengerikan ini tempat tersebut sangat tidak nyaman bagi hewan-hewan ternak terlebih dalam kondisi petir,” kata Dr. Lomax, peneliti perilaku dan kesejahteraan hewan.
“Mereka mati mendadak karena serangan jantung besar,” ujarnya.
Derek Shirley, yang peternakannya terletak 70km arah selatan dari Brisbane, mengatakan awalnya dia mengira sapi-sapi itu mati diracun.
“Sulit dipercaya melihat mereka semua mati berbaris di dekat pagar,” kata Shirley. “Nyaris lurus jika diukur dengan penggaris.”
Komentator sains Dr. Karl Kruszelnicki mengatakan sapi-sapi itu kemungkinan kesetrum ketika petir menyentuh tanah.
“Arus listrik merambat lewat kaki-kaki belakang mereka, terus melewati tubuh…dan mereka akhirnya mengalami serangan jantung,” kata Kruszelnicki kepada Australian Broadcasting Corp (ABC).
Pada tahun 2016, lebih dari 300 ekor rusa mati saat terjadi badai petir di Norwegia.*