Hidayatullah.com–Petugas kesehatan Inggris memulai pekerjaan membunuh 6.000 bebek di sebuah peternakan di East Yorkshire, setelah muncul kekhawatiran akan penyebaran virus flu burung.
Virus yang muncul dikonfirmasi sebagai strain baru, H5N8, sama seperti yang sedang muncul di Belanda dan Jerman. Strain baru ini tidak mematikan bagi manusia seperti H5N1 yang membunuh 60% orang yang terinfeksi, lansir Euronews (18/11/2014).
Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, mengatakan bahwa virus itu kemungkinan telah menginfeksi sejumlah orang, tetapi kemungkinan besar tidak akan menular dari manusia ke manusia.
Sebelum ini tidak pernah ada kasus flu burung di kalangan manusia di wilayah utara Eropa.
Meskipun demikian, H5N8 sangat berbahaya bagi kehidupan unggas dan kemungkinan juga akan menular ke populasi unggas di Eropa.
Pejabat Uni Eropa mengatakan perpindahan burung-burung ke arah selatan pada musim dingin kemungkinan menjadi penyebab munculnya wabah flu burung kali ini.*