Hidayatullah.com– Anggota parlemen Kuwait memperingatkan bahwa ada kesepakatan rahasia untuk mengizinkan genosida di Suriah, yang berfokus pada pembantaian baru-baru ini di Ghouta.
Peringatan ini muncul dalam sebuah konferensi yang diselenggarakan oleh Majelis Nasional Kuwait, pada hari Ahad, yang berjudul “Ghouta Sedang Dimusnahkan”, dilansir dari Middle East Monitor.
Baca: Inggris Mendesak Rusia dan Rezim Suriah untuk Menerapkan Gencatan Senjata
Anggota parlemen mencela genosida di Ghouta dan mencatat kesamaannya dengan kota lain seperti Aleppo, Homs, dan kota lainnya.
Mereka juga menuntut segera pelaksanaan keputusan Dewan Keamanan atas sebuah gencatan senjata di Suriah.
Dalam sambutannya, anggota parlemen Adel Al-Damkhi mengatakan: “Ada puluhan ribu orang mati.”
Dari pihaknya, anggota parlemen Mohammed Al-Dallal mengatakan bahwa apa yang terjadi di Suriah bukan hanya perang. Ini agak “genosida” dimana prinsip-prinsip kemanusiaan telah runtuh.
Anggota lainya, Osama Al-Shaheen mengatakan bahwa eksistensi rezim saat ini di Suriah ditujukan untuk “melindungi entitas Zionis (Israel).”*/Sirajuddin Muslim
Baca: Bantuan Memanusiaan Mulai Menarik Diri dari Ghouta Timur