Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

China Raup Untung dari Menjual Alat-alat Penindasan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 September 2014 21:28 9:28 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 September 2014 21:28
Bagikan
Peralatan aparat keamanan/ilustrasi.
Bagikan

Hidayatullah.com–Kelompok hak asasi manusia (HAM) menuduh pemerintah China mendapatkan keuntungan perdagangan melalui penjualan alat-alat penindasan.

Amnesty International dan Yayasan Riset Omega yang berbasis di Inggris belum lama ini telah menyelidiki apa yang disebut Tiongkok sebagai bentuk hukuman dan perkembangan signifikan perdagangan alat-alat penindasan buatan Tiongkok, yang memicu pelanggaran HAM di Asia dan Afrika.

Laporan yang bertajuk “hukuman dan perdagangan alat penindasan Tiongkok” tersebut menemukan lebih dari 130 perusahaan Tiongkok terlibat dalam perdagangan dan produksi sarana penegakan hukun yang berpotensi bahaya.

Perusahaan seperti ini hanya ada 28 perusahaan pada satu dekade silam di Tiongkok. Laporan terkait menuturkan bahwa kontrol ekspor Tiongkok terkait sarana penegakan hukum terlalu longgar, dan kurang transparansi.

Lagipula Tiongkok tampaknya tidak mempertimbangkan situasi HAM negara pengimpor ketika mengekspor peralatan ini.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Patrick Walcon, peneliti masalah HAM dan perdagangan keamanan organisasi HAM Amnesty International dikutip BBC mengatakan, semakin banyak perusahaan Tiongkok mendapatkan keuntungan dari perdagangan alat-alat penindasan, sehingga berkontribusi bagi pelanggaran HAM di berbagai belahan dunia.

Laporan terkait secara khusus menyebutkan Tiongkok mengekspor dalam jumlah besar peralatan anti huru-hara ke Uganda pada 2011 lalu, dan mereka tidak mempertimbangkan fakta penyiksaan dan perlakuan buruk yang dilakukan polisi Uganda.

Selain itu, laporan terkait juga menyebutkan bahwa Kongo juga menggunakan alat anti-huru-hara buatan Tiongkok untuk menekan pembangkang dalam pemilu pada 2011 lalu, dan menewaskan setidaknya 33 orang, sementara 83 lainnya luka-luka dalam kekerasan yang terjadi ketika itu.

Menurut laporan tersebut, Tiongkok tidak lagi mempublikasikan statistik terkait insiden masal, namun, insiden masal yang terjadi di Tiongkok akhir-akhir setiap tahunnya ada sekitar 30.000 – 180.000 orang turun ke jalan. Protes yang dilakukan kelompok minoritas di Tibet, Uighur, dan Mongolia ditindak secara brutal oleh otoritas setempat dengan kekerasan yang berlebihan, dan melanggar aturan PBB terkait penegakan hukum dan penggunaan kekuatan polisi.

Menurut laporan tersebut, peralatan yang dijual di pasar bebas oleh perusahaan-perusahaan Tiongkok ini di antaranya meliputi tongkat listrik, tongkat polisi dengan besi berduri, dan rantai kaki. Sebagaimana diketahui, alat-alat yang digunakan ini bersifat kejam dan tidak manusiawi, dan seharusnya dilarang.

Menurut laporan media Tiongkok, pasar yang disebut sebagai alat-alat untuk aparat keamanan di dalam negeri Tiongkok terdapat kekacauan dalam peraturan. Banyak perusahaan di bidang manufaktur tidak mematuhi undang-undang yang relevan dan tidak mendapat izin dari otoritas setempat dalam proses produksi maupun penjualan sarana kepolisian.

Meskipun Tiongkok menerapkan sistem monopoli terhadap peralatan polisi, namun laporan media mengungkapkan bahwa pentungan, tongkat listrik, peralatan sengatan listrik, dan berbagai peralatan polisi imitasi dapat diperoleh melalui belanja online di Tiongkok.

Makin banyak perusahaan China mendapatkan keuntungan dari perdagangan alat-alat penindasan, sehingga berkontribusi bagi pelanggaran HAM di belahan dunia.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:china
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya LPH Boleh Lebih dari Satu, LPPOM MUI Dapat Memahami
Tulisan selanjutnya Pemimpin Kafir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?