Hidayatullah.com–Ketua Parlemen Eropa Antonio Tajani memerintahkan 35 anggota parlemen dari kelompok kanan-jauh mengembalikan dana ratusan ribu euro yang mereka pakai untuk belanja Natal.
Dilansir Deutsche Welle Selasa (3/7/2018), auditor parlemen mendapati bahwa politisi dari kelompok Europe of Nations and Freedom (ENF) menghabiskan €478.000 secara tidak benar pada tahun 2016. [€1 sekitar Rp16.700]
Uang sebanyak itu antara lain untuk membeli lebih dari 230 botol champagne, 110 hadiah Natal yang masing-masing bernilai €100, jamuan makan malam untuk 140 orang yang totalnya lebih dari €13.500, serta jalan-jalan menikmati kuliner di restoran mewah di Paris yang berbiaya lebih dari €440 perorang.
Sementara koran mingguan Prancis Le Canard Enchaine melaporkan bahwa selain itu ada biaya makan di restoran untuk dua orang berbiaya €401 perorang untuk Marine Le Pen dan ketua partai Liga Italia Matteo Salvini.
ENF –yang terdiri dari partai Prancis Rassemblement National, partai Austria FPO, dan Liga dari Italia– juga diharuskan mengembalikan €66.500 biaya pengeluaran yang tidak dibenarkan pada tahun 2017.
ENF –yang para politisinya dikenal anti-Islam dan antimigran– akan mengembalikan uang itu dengan mengambil dana anggaran 2018 sebesar €3,25 juta yang akan diterimanya dari Uni Eropa. Guna memastikan dana itu dikembalikan, parlemen sudah membekukan €600.000 dari anggaran tersebut.
Sebelum kasus ini, politisi-politisi Rassemblement National (nama baru pengganti Front National pimpinan Marine Le Pen) menjadi subyek auditor parlemen atas dana anggaran 2017 yang diselewengkan untuk gaji asisten.*