Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Korban Pedofil Cemas Atas Panduan Baru Vatikan

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 17 Mei 2011 08:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Korban pedofil dari para pastor bereaksi dengan cemas Senin (16/5),  setelah Vatikan mengeluarkan panduan baru bahwa para uskup, bukan polisi, harus menangani kasus-kasus pelecehan anak di saat pertama.

Satu dokumen yang disusun oleh Kardinal William Levada, Kepala Kongregasi Ajaran Iman, menyimpulkan, tanggung jawab untuk menangani kasus-kasus penganiayaan anak di dalam gereja “merupakan wilayah pertama pada uskup”.

Di masa lalu, terdapat sejumlah peristiwa yang ditutup-tutupi, dengan gereja dan uskup sebagai tamengnya, atas perlakuan tidak senonoh terhadap anak. Vatikan menyatakan, dokumen itu telah diedarkan kepada semua imam di seluruh dunia. Ini merupakan “sebuah langkah baru yang penting” untuk membersihkan gereja dari skandal berulang-ulang, berupa pelecehan terhadap anak.

“Dokumen ini hanya kata-kata tak berarti –mereka (para uskup) diminta untuk bertindak, tapi hal itu belum cukup,” kata Marco Lodi Rizzini, juru bicara untuk kelompok korban di Italia. “Vatikan sebelumnya mengatakan akan bekerja sama dengan pemerintah, tetapi hanya karena telah dipaksa.”

Rizzini menunjuk kasus baru-baru ini di kota Genoa, Italia utara, saat seorang pastor 50 tahun ditangkap oleh polisi guna menyelidiki penyalahgunaan narkoba dan cincin seks. Meskipun para pemimpin Gereja telah memberhentikan Riccardo Seppia, tetapi sebelumnya telah ada peringatan terhadap perilaku pastor tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Piercarlo Casassa, seorang pensiunan pastor, berkata: “Aku telah mengatakan pada gereja tentang perilaku orang itu pada 1994, tetapi tidak digubris. Saya mengatakan pada mereka, orang itu tidak tepat berada di tengah anak-anak muda.”

Maeve Lewis, dari kelompok pendukung “One in Four” di Dublin, menyambut baik panduan baru itu, tetapi para uskup memiliki sedikit keahlian atau pengalaman dalam mengenali pelecehan anak. “Kami tidak dapat menerimanya bahwa pelaporan dugaan pelecehan anak merupakan wewenang uskup,” katanya.*

Keterangan foto: Paus Benedict XV.

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ribuan Perokok Ditangkap di Bandara Riyadh
Tulisan selanjutnya Hindari Tuntutan Isteri Mubarak Serahkan Harta

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?