Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ditembak Polisi, Mayat Muslim Diinjak-injak Fotografer India

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 September 2021 11:07 11:07 am
Ama Farah
Dipublikasikan 27 September 2021 06:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Rekaman video menunjukkan seorang fotografer media India menyerang mayat seorang pria Muslim yang tergeletak tak berdaya ditembak polisi di negara bagian Assam, India. Rekaman viral itu menyulut kegeraman dan protes.

Dilaporkan Al Jazeera Jumat (24/9/2021), dalam video yang belum diverifikasi secara independen tersebut, seorang pria dengan membawa tongkat kayu tampak berlari menuju sekelompok polisi yang dilengkapi senjata api dan tongkat kayu, di desa Sipajhar distrik Darrang negara bagian Assam hari Kamis.

Fotografer itu, diidentifikasi bernama Bijoy Bania, juga tampak berada di antara anggota polisi bersenjata, yang tiba-tiba melepaskan tembakan bertubi-tubi ke arah korban.

Begitu korban tumbang akibat tembakan polisi, hampir belasan polisi bergerak mengepungnya dan terus memukulinya dengan tongkat.

Korban, yang diidentifikasi polisi sebagai Moinul Haque, tergeletak tak berdaya di tanah, noda merah tampak di pakaian sederhana yang dikenakannya menandakan bagian tubuhnya yang ditembak. Sesaat itu pula Bania kemudian berlari dan melompat untuk menginjak korban di bagian kepala, leher dan perut. Dia juga meninju tubuh korban. Aksinya tersebut dilakukan berulang-ulang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Fotografer yang menutup wajahnya dengan kain dan kamera tergantung di lehernya itu terus memukul dan menendang mayat Muslim tersebut sebelum ditarik oleh polisi India.

Beberapa detik kemudian, Bania kembali berlari dan melompat menginjak dan meninju korban. Sedetik kemudian ini, tubuh Haque tampak tak bernyawa.

Di bagian akhir video berdurasi 72 menit itu, Bania dipeluk-peluk oleh seorang pria bertopi berpakaian sipil yang berada dekat lokasi kejadian bersama kerumunan polisi.

https://twitter.com/i/status/1440989979283320832

Media India melaporkan bahwa Bania kemudian ditangkap pada Kamis malam dan penyelidikan dilakukan atas peristiwa itu, yang sedikitnya merenggut nyawa seorang warga.

Superintendent Kepolisian Darrang Susanta Biswa Sarma – yang menurut laporan media India merupakan saudara lelaki menteri kepala (kepala pemerintahan) negara bagian Assam Himanta Biswa Sarma – mengatakan kepada koran The Indian Express bahwa polisi “melakukan apa yang mereka lakukan” dalam rangka “membela diri”.

Aksi kekerasan tersebut terjadi di Sipajhar ketika sekelompok warga Muslim keturunan Bengal memprotes “aksi penggusuran dan pengusiran” yang diperintahkan oleh pemerintah Assam yang dipimpin oleh nasionalis Hindu Bharatiya Janata Party (BJP).

Sejak lama BJP mengeksploitasi ketegangan antaretnis dan antaragama di Assam demi keuntungan politik mereka, dan kerap mengkampanyekan kebencian terhadap warga Muslim, yang mencakup sepertiga populasi negara bagian tersebut.

Hari Senin (20/9/2021), hampir 800 keluarga dipaksa angkat kaki dari tanah mereka. Gubuk-gubuk tempat tinggalnya dihancurkan aparat pemerintah Sipajhar, meskipun musim hujan sedang mengguyur daerah tersebut.

Kepada media India, warga menjelaskan bahwa mereka sudah membeli tanah di sana beberapa tahun silam dan mereka sudah berusaha ke pengadilan agak tidak diusir paksa dari tanah mereka. Saat ini pengadilan masih memproses kasusnya.

Politisi India rival BJP dari Partai Kongres pimpinan Rahul Gandhi mengajak warga melakukan unjuk rasa di Assam, ibukota New Delhi dan tempat-tempat lain di India guna memprotes aksi kekerasan tersebut.

“Assam sedang mengalami kebakaran yang disponsori oleh negara,” cuit pemimpin oposisi Rahul Gandhi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AssamBharatiya Janata PartyBijoy BaniaIndiaMuslimpolisiRahul Gandhi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muslimah Masjidil Haram Nabawi Masjidil Haram, Masjid Nabawi dan Penunjukan 600 Muslimah
Tulisan selanjutnya Asrama Santri Terbakar, Bantuan Terus Mengalir ke Ponpes Hidayatullah Jembrana Bali

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?