Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Penjara Seumur Hidup untuk Anggota Neo-Nazi NSU Beate Zschäpe

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Juli 2018 19:06 7:06 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Juli 2018 19:06
Bagikan
Wanita anggota kelompok teroris neo-Nazi National Sosialist Underground (NSU) di jerman, Beate Zschäpe.
Bagikan

Hidayatullah.com—Wanita anggota kelompok teroris neo-Nazi National Sosialist Underground (NSU) Beate Zschäpe, hari Rabu (11/7/2018), dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dalam kasus pembunuhan 10 orang antara tahun 2000 dan 2007, keikutsertaannya dalam dua aksi pemboman, serta beberapa dakwaan percobaan pembunuhan dan perampokan. Dia juga divonis bersalah menjadi anggota sekaligus pendiri kelompok teroris.

Hakim Manfred Götzl menyebut Zscäpe melakukan kejahatan serius, yang artinya dia sepertinya paling sedikit harus mendekam 15 tahun penjara untuk menebus kesalahan-kesalahannya.

Temannya dalam tindak kejahatan itu Ralf Wohlleben, yang menyediakan senjata yang dipakai NSU untuk melakukan semua kejahatannya, dihukum penjara 10 tahun.

Holger G dan Carsten S dihukum tiga tahun penjara karena mendukung organisasi teroris dan membantu 9 aksi pembunuhan. Teman mereka Andre E dihukum dua tahun enam bulan penjara karena mendukung kelompok teroris tersebut, lapor Deutsche Welle.

Demi untuk mendengar keputusan hakim atas anggota-anggota kelompok teror NSU itu sejumlah orang rela bermalam di luar gedung pengadilan di Munich. Mereka juga mengheningkan cipta selama satu menit untuk mengenang para korban NSU.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Eksistensi NSU baru diketahui pada 4 November 2011 setelah dua mayat anggotanya, Uwe Böhnhardt and Uwe Mundlos, ditemukan dalam sebuah karavan yang terbakar menyusul upaya perampokan bank di Eisenanch. Mereka bunuh diri karena gagal melaksanakan aksi perampokan itu. Zscäpe menyerahkan diri kepada polisi empat hari kemudian, setelah membakar sebuah apartemen yang mereka pakai bertiga di Zwickau, guna memusnahkan bukti-bukti. Dalam keputusan hari Rabu ini, hakim juga menyatakan wanita itu bersalah atas pembakaran apartemen tersebut.

Sembilan pria dari sepuluh orang yang dibunuh NSU merupakan keturunan asing, meskipun semuanya sudah menjadikan Jerman sebagai negeri mereka ketika mereka dibunuh. Korban kesepuluh adalah seorang wanita anggota kepolisian Jerman. Setiap korban –kebanyakan keturunan Turki– dibunuh secara keji dengan cara ditembak.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Zimbabwe Resmikan Badan Antariksa ZNGSA
Tulisan selanjutnya ICMI: Ekonomi Berdasarkan Pancasila itu yang Memihak Masyarakat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza

Berita
29 Agustus 2026 08:29
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?