Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Menlu Inggris Akan Bergabung dengan Koalisi AS Serang Rezim Bashar

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Februari 2018 07:42 7:42 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Februari 2018 11:38
Bagikan
Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson
Bagikan

Hidayatullah.com–Inggris akan mempertimbangkan bergabung dengan serangan militer Amerika Serikat (AS) pada rezim Assad jika terdapat bukti senjata kimia digunakan terhadap penduduk sipil, Menteri Luar Negeri Boris Johnson mengatakan pada Selasa (27 Februari), menurut laporan Reuters.

Johson mengatakan dia berharap Inggris Raya dan negara Barat lainnya tidak akan tinggal diam jika terjadi sebuah serangan kimia, menyuarakan dukungan atas serangan terbatas jika terdapat “bukti yang tak terbantahkan” keterlibatan rezim Assad.

“Jika kami tahu bahwa itu telah terjadi, dan kami dapat menunjukkannya, dan jika ada sebuah proposal tindakan di mana Inggris Raya dapat berguna makan Saya kira kami harus mempertimbangkannya dengan serius,” Johson mengatakan pada radio BBC.

Baca:  9 Milisi Pembebasan Suriah Gabung Mantan Komandan Ahrar Syam

Inggris Raya merupakan bagian dari koalisi pimpinan AS yang terliabt dalam serangan udara pada ISIS di Suriah dan Iraq, tetapi pemerintah kehilangan suara parlemen mengenai penggunaan kekuatan melawan rezim Assad pada 2013.

Johnson mengatakan dia mendukung keputusan AS untuk menembakan rudal jelajah pada sasaran rezim Assad tahun lalu setelah lebih dari 100 orang, termasuk anak-anak, terbunuh dalam sebuah serangan gas klorin di Kota Khan Sheikhoun yang diduduki kelompok oposisi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: 100 Warga Tewas Termasuk Anak-anak oleh Serangan Gas Beracun Bashar al Assad

Persatuan Bangsa-Bangsa menuduh milisi Assad bertanggungjawab atas sebuah serangan yang menggunakan gas sarin.

Rezim Assad telah berulangkali menggunakan senjata kimia di wilayah-wilayah pemukiman yang dikuasai faksi oposisi dan para aktivis oposisi juga menuduh milisi Assad melancarkan serangan gas klorin yang mematikan pada Minggu di kantong wilayah Ghouta Timur, membunuh seorang anak dan melukai penduduk sipil lainnya.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al assadBoris Johnsongas KlorinGhouta TimuriranKoalisi ASMenlu InggrisRezim Basharrusiasenjata kimiasuriahsyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jaisyul Islam Menyambut Resolusi PBB
Tulisan selanjutnya Trend Jeans Sobek Menunjukkan Adanya Masalah Psikologis dan Sosial

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Berita
2 September 2026 20:21
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?