Hidayatullah.com—Sebuah kilatan cahaya misterius yang terlihat di Iran, Libanon, Armenia, Suriah, Turki, Yordania dan Israel pada hari Kamis (7/6/2012), ternyata cahaya dari ujicoba peluncuran rudal balistik Rusia, lansir Al Arabiya (9/6/2012).
Rudal baru itu, yang dikabarkan dapat memporak-porandakan sistem pertahanan, diluncurkan dari area peluncuran Plesetsk di utara Rusia, lapor harian Amerika Serikat The Daily Journal yang mengutip perkataan menteri pertahanan Rusia. Menteri itu tidak menyebutkan apa nama rudalnya, tetapi mengatakan bahwa rudal tersebut diluncurkan dari peluncur bergerak.
Sementara laporan dari media lain, yang mengutip kementerian luar negeri Rusia, menyebutkan bahwa peluncuran dilakukan di wilayah Astrakhan di Rusia tengah.
Di Iran, peluncuran itu bersamaan dengan latihan militer, sehingga menimbulkan ketakutan.
Warga Iran bersegera mengontak kantor-kantor polisi setempat untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi. Mereka mengira itu adalah perang urat syaraf yang sedang dilancarkan negara-negara Barat.
Harian Israel Ynet News melaporkan hal serupa. Ratusan telepon dari warga Israel masuk ke berbagai kantor polisi.
“Kelihatannya (rudal itu) berputar kehilangan kendali dan pecahan serta bahan bakarnya itulah yang dilihat banyak orang,” kata Ketua Asosiasi Astronomi Israel Dr. Yigal Pat-El kepada Ynet. “(Rudal) itu mencapai ketinggian 200-300 kilometer, itu sebabnya terlihat dari banyak tempat.”
Menteri pertahanan Rusia mengatakan bahwa latihan peluncuran rudal tersebut sukses mencapai targetnya di Semenanjung Kamchatka.
Pejabat militer Rusia mengatakan bahwa mereka juga mencoba fasilitas radar peringatan dini tipe Voronezh-M di kota Irkutsk di Siberia, yang dilaporkan lebih mumpuni dibanding sistem lama.
Ujicoba rudal tersebut dilaksanakan saat Presiden Rusia Vladimir Puttin mengunjungi sejawatnya di Kazakhstan, nursultan Nazarbayev, guna menandatangani kerjasama di berbagai bidang di Astana.*