Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bukti Baru, Iran Berencana untuk Mengebom Musim Haji

Ahmad
Terakhir diupdate: 2 Oktober 2018 21:34 9:34 pm
Ahmad
Dipublikasikan 2 Oktober 2018 21:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Satu bukti baru mengungkapkan rencana rezim Syiah Iran akan meledakkan sekitar 100 bahan peledak yang ditanam di bagasi jamaah, sebelum mereka terbang ke Arab Saudi saat musim haji pada 1986, laporan sebuah wawancara stasiun televisi negara itu dengan tokoh Syiah, Mullah Ahmed Montazeri.

Para jamaah haji, sekitar 100 pria dan wanita lansia dari Iran, tidak menyadari bahwa tas mereka berisi bom. Namun, bahan peledak itu dapat terdeteksi otoritas Arab Saudi yang melakukan pemeriksaan, sebelum dikeluarkan dan tas itu diserahkan kembali kepada jemaah, tanpa dikenakan tindakan.

Mullah Ahmed mengungkapkan bahwa bahan peledak itu diletakkan Mehdi Hashemi, seorang radikal dan pemimpin senior Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC), atas perintah pemimpin agung Syiah Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang ketika itu menjadi supervisor IRGC dan Ketua Dewan Tertinggi Urusan Revolusi negara itu pada tahun 1989.

Baca: Pengadilan Mesir Hukum Penjara Pemimpin Ikhwanul Muslimin Penjara Seumur Hidup

Dia mengatakan, almarhum Ayatollah Hussein Ali Montazeri, teolog Iran dan salah satu pemimpin Revolusi 1979, telah mengungkapkan rencana itu dalam sebuah surat kepada pemimpin tertinggi pertama, Ayatollah Ruhollah Khomeini.

Dia menulis, ‘Pengawal Revolusioner membuat kesalahan yang tidak dapat diterima selama haji dan menggunakan tas 100 calon jamaah haji Iran, termasuk pria dan perempuan tua, tanpa sepengetahuan mereka. Mereka kehilangan martabat Iran dan Revolusi Iran di mata Arab Saudi dan selama musim Haji.’

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Ikhwanul Muslimin Tak Akan Rekonsilasi dengan Al Sisi 

Kepala Institut Internasional untuk Studi Iran Mohammed Al Sulami mengatakan, bukti-bukti baru menunjukkan bahwa campur tangan regional Iran yang jahat kembali lebih dari 30 tahun.

“Penyelidikan Saudi pada waktu itu tidak diragukan lagi menunjukkan bahwa pemilik tas itu tidak tahu tentang tuduhan ledakan, jadi mereka diizinkan untuk melakukan haji tanpa pemeriksaan,” katanya dikutip Arab News.

Al-Sulami mengatakan praktek pada saat itu adalah para peziarah Iran menyerahkan koper mereka ke lembaga pemerintah, yang menyegel tas dan mengirimnya ke Makkah atau Madinah.

“Investigasi Arab Saudi ketika itu bagaimanapun, menunjukkan jemaah haji Iran tidak mengetahui ada bahan peledak di dalam tas mereka. Jadi, mereka diperbolehkan melakukan haji tanpa masalah, sedang pemerintah pula tidak ingin mengganggu musim haji, “katanya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ali Khameneiarab saudibomhajiHussein Ali MontazeriiranIRGCKorps Pengawal Revolusi Islampeziarahsyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ikhwanul muslimin 5 Pemimpin Ikhwan akan Dijerat Ulang dengan Tuduhan Lebih Berat
Tulisan selanjutnya Sebelum Tsunami Warga Saksikan Tradisi Nomoni

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
BeritaIptekes

Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Berita Iptekes
27 Agustus 2026 23:34
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset

Terbaru

  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?