Hidayatullah.com—Musibah gempa berkekuatan 7,7 Skala Richter (SR) yang mengguncang kawasan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) dan menimbulkan tsunami di Palu menjadi perhatian Persatuan Ulama Palestina Luar Negeri.
Dalam sebuah pernyataan sikapnya belum lama ini, ulama Palestina mengajak kaum Muslimin untuk turut membantu korban gempa dan tsunami di Donggala dan Palu atas dasar keimanan.
“Mengajak kaum muslimin seluruhnya untuk segera memberikan bantuan kemanusiaan kepada saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. http://palscholars.com.
Tak lupa, ikatan ulama Palestina ini mengajak para ulama terus memberikan nasehat bagi para korban untuk tetap bersandar pada Allah semata.
“Kami mengajak seluruh ulama untuk memberikan nasehat-nasehatnya, dan juga hukum-hukum syar’i terkhusus hal-hal yang berkenaan dengan korban bencana. Baik korban individu atau keseluruhannya. Dan mengingatkan mereka untuk senantiasa bersandar kepada Allah dan menyerahkan diri Pada-Nya.”
Di bawah ini pernyataan lengkapnya:
بسم الله الرحمن الرحيم
Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada baginda Muhammad, keluarganya, para sahabatnya, dan segenap umat yang mengikutinya hingga hari kiamat kelak.
Tatkala kami, perkumpulan para ulama Palestina bertemu, kami mendengar kabar duka berupa gempa bumi dan tsunami yang memporak-porandakan pulau Sulawesi di negara tercinta Indonesia, yang mana mengakibatkan ratusan korban jiwa itu, dan korban hilang. Kerusakan terjadi dimana-mana. Oleh karena itu atas dasar keimanan dan kemanusiaan kami berdiri bersama mereka, saudara-saudara kami di Indonesia dan membuat pernyataan sebagai berikut:
Turut berduka cita kepada saudara-saudara kami di Indonesia atas musibah yang terjadi. Kami turut duka cita juga kepada keluarga-keluarga korban, dan kami mendoakan semoga Allah Subhanahu Wata’ala menguatkan hati mereka, dan menganugrahi sebaik-baik kesabaran. Kami menekankan juga bahwa Palestina keseluruhan, ulama-ulamanya, da’i-da’inya, serta warganya terus mengamati perkembangan dari musibah yang dialami saudara-saudara kami, yang mana mereka adalah saudara kami yang terus mendukung Palestina menghadapi penjajah keji Zionis.
Mengajak kaum muslimin seluruhnya untuk segera memberikan bantuan kemanusiaan kepada saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Meringankan duka yang mereka alami pasca bencana, dan ikut mengobati para korban.
Rasulullah ﷺ bersabda: “Barangsiapa membantu perkara dunia saudaranya, maka Allah akan bantu perkaranya di Akhirat. Dan barangsiapa yang menutupi aib saudara muslimnya, maka Allah akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat. Dan barangsiapa meringankan keletihan seseorang, maka Allah akan meringankan urusannya di dunia dan akhirat. Allah senantiasa menaungi seorang hamba, di saat ia membantu saudaranya.”
Kami mengajak seluruh ulama untuk memberikan nasehat-nasehatnya, dan juga hukum-hukum syar’i terkhusus hal-hal yang berkenaan dengan korban bencana. Baik korban individu atau keseluruhannya. Dan mengingatkan mereka untuk senantiasa bersandar kepada Allah dan menyerahkan diri Pada-Nya. Sebagaimana yang dilakukan Nabi Muhammad ﷺ. Allah ta’ala berfirman:
“وَلَنَبْلُوَنَّكُم بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ أُولَٰئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِّن رَّبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُونَ
“Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata “Inna lillahi wa inna ilaihi raji‘un” (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali). Mereka itulah yang memperoleh ampunan dan rahmat dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” [QS: Al-Baqarah:155-157].*
Persatuan Ulama Palestina Luar Negeri
22 Muharram 1440 H/2 Oktober 2018