Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pasang Iklan Antirokok Philip Morris Dituduh Munafik

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Oktober 2018 19:14 7:14 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Oktober 2018 19:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Salah satu pabrik tembakau terbesar di dunia, Philip Morris, dituduh menampilkan wajah kemunafikan terkait iklan terbaru produknya yang mengajak orang untuk berhenti merokok.

Pabrik rokok Malrboro itu mengatakan tindakan tersebut merupakan “langkah penting selanjutnya” menuju tujuannya yang paling puncak yaitu “berhenti berjualan rokok,” lapor BBC Senin (22/10/2018).

Namun Cancer Research UK mengatakan perusahaan itu justru berusaha mempromosikan produk-produk alternatif dari sigaret, seperti tembakau yang dipanaskan.

“Ini merupakan kemunafikan yang mencengangkan,” kata Cancer Research UK menunjuk perusahaan itu masih gencar mempromosikan rokok di luar Inggris.

“Cara terbaik yang dapat dilakukan Philip Morris untuk membantu masyarakat berhenti merokok yaitu berhenti memproduksi rokok,” kata George Butterworth, manajer kebijakan Cancer Research UK.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Action on Smoking and Health (Ash), sebuah organisasi amal di bidang kesehatan, juga mengkritik iklan berjudul Hold My Light yang dipasang Philip Morris di koran Daily Mirror edisi hari Senin, dengan mengatakan bahwa itu merupakan cara perusahaan rokok tersebut mengecoh dari peraturan iklan antitembakau di Inggris.

Kebanyakan bentuk iklan dan promosi rokok dinyatakan terlarang di Inggris. Oleh karena itu produsen rokok seperti Philip Morris harus memikirkan cara untuk mengelak dari larangan tersebut tetapi pada saat yang sama tetap dapat beriklan. Philip Morris misalnya, dalam iklan berformat video menampilkan seorang wanita muda yang sedang bernegosiasi dalam sebuah ruangan bergaya seperti di film Mission Impossible, menyerahkan pemantik rokoknya kepada sekelompok temannya, yang mendukung agar dia berhenti merokok.

Pimpinan eksekutif As, Deborah Arnott, mengatakan bahwa Philip Morris masih mengiklankan rokoknya (Marlboro) di belahan dunia manapun yang masih memungkinkan mereka secara legal mengiklankannya.

Seperti produsen rokok lainnya di Inggris, Philip Morris berusaha membuat dan memasarkan produk tembakau lain pengganti rokok sigaret. Di negeri kerajaan itu, Philip Morris saat ini sudah memasarkan produk tembakau yang cara pakainya dengan dipanaskan dengan merek Iqos. Philip Morris juga menjual rokok elektrik dengan mereka Nicocig, Vivid dan Mesh.

“Rokok sigaret masih menjadi sumber pendapatan 87% bisnis kami. Kami ingin sesegere mungkin bebas dari rokok, dan kami ingin menjual alternatif-alternatifnya. Namun hal tersebut butuh waktu,” kata Peter Nixon, managing director Philip Morris, kepada BBC.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dandim 0611 Garut: Pelaku Pembakaran Bendera Tauhid Sudah Diamankan
Tulisan selanjutnya MUI Garut: Pembakaran Kalimat Tauhid Tidak Boleh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?