Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Thomson Reuters akan PHK 3.200 Karyawan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Desember 2018 08:17 8:17 am
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Desember 2018 08:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Thomson Reuters Corp hari Selasa (4/12/2018) mengatakan akan memangkas jumlah pekerjanya 12 persen dalam dua tahun, memecat 3.200 karyawannya, sebagai bagian dari rencana perampingan perusahaan dan mengurangi beban biaya.

Perusahaan penyedia layanan berita dan informasi itu, yang sudah menjual 55 persen saham unit Financial & Risk miliknya ke perusahaan ekuitas swasta Blackstone Group LP, mengumumkan perihal pemutusan hubungan kerja itu dalam pertemuan dengan para investornya di Toronto, Kanada, di mana Thomson Reuters memaparkan strategi dan rencana pertumbuhan masa depan, lapor Reuters.

Perusahaan itu, yang lebih memusatkan perhatian pada bisnis legal dan pajaknya menyusul kesepakatan dengan Blackstone, menolak untuk mengatakan karyawan mana saja yang akan di-PHK. Namun, Co-Chief Operating Officer Neil Masterson mengatakan kepada para investor bahwa staf perusahan sudah diberitahu sekitar 90 persen dari rencana pemangkasan itu.

CEO Jim Smith mengatakan perusahaan akan membidik kenaikan penjualan tahunan sebesar 3,5 persen pada tahun 2020. Perusahaan juga akan lebih banyak melakukan penjualan silang produk-produknya kepada pelanggan yang sudah ada saat ini dan pelanggan baru. Thomson Reuters juga akan memangkas jumlah produk yang dijualnya.

“Kami akan membuat perusahaan ini seramping mungkin,” kata Smith, demi memudahkan baik pihak pelanggan maupun staf perusahaan di garis depan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebagai bagian dari perampingan itu, Thomson Reuters akan mengurangi jumlah kantornya yang tersebar di berbagai negara sebanyak 30 persen menjadi 133 lokasi pada tahun 2020.

Menyusul kesepakatannya dengan Blackstone, sekitar 43 persen pendapatan Thomson Reuters berasal dari bisnis legal, 23 persen dari penjualan ke klien korporat dan 15 persen dari penjualan di bisnis perpajakan.

Reuters News hanya menyumbang 6 persen pendapatan bagi perusahaan. Meskipun demikian, Smith mengatakan bahwa sektor berita dan informasi masih menjadi bagian penting Thomson Reuters.

Di bawah kepemimpinan Michael Friedenberg, “kami yakin dia dapat membuat Reuters News bahkan menjadi bagian lebih besar dari kisah pertumbuhan kami di masa mendatang,” ujar Smith.

Thomson Reuters menargetkan pengurangan belanja modal antara 7 persen dan 8 persen pada tahun 2020 dari 10 persen sekarang ini.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hadapi Tantangan Global dengan Kekuatan Spiritual-Keterampilan
Tulisan selanjutnya Jangan Sampai Komoditas Andalan Indonesia Dikriminalisasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?