Hidayatullah.com—CEO perusahaan cyptocurrency QuadrigaCX asal Kanada sempat dirawat di Rumah Sakit Fortis Escort di kota Jaipur, India, sebelum akhirnya wafat karena serangan jantung pada 9 Desember 2018/ Dia mengalami Crohn’s Disease dan berada di Jaipur untuk membuka sebuah panti asuhan.
Gerald Cotten didampingi istrinya Jennifer Kathleen Margaret Robertson ke rumah sakit itu dan masuk ruang perawatan tanggal 8 Desember 2018, menurut salinan dokumen yang dikutip Times of India Kamis (7/2/2019). Petugas rumah sakit mengatakan bahwa ketika tiba di sana Cotten didiagnosa mengalami septic shock, perforation, peritonitis, intestinal obstruction yang dikenal sebagai kasus Crohn’s Disease.
Mereka mengatakan bahwa pria itu mengeluh mengalami mencret, muntah-muntah, perut kram dan demam. Kondisinya terus memburuk dan dia mengalami beberapa kali serangan jantung sebelum akhirnya dinyatakan tidak lagi bernyawa pada pukul 7:26 malam.
Jubir dari RS Fortis Escorts, Pragya Sharma, mengkonfirmasi keberadaan Cotten dan kematiannya di rumah sakit itu.
Pada tanggal 10 Desember 2010, Kepolisian Jaipur menyerahkan sertifikat tidak keberatan untuk membawa jasadnya kembali ke Nova Scotia, Kanada. Sertifikat kematian juga dikeluarkan oleh phak berwenang setempat.
Cotten membawa mati password komputernya yang menyimpan sekitar $190 juta uang digital milik banyak orang. Sampai saat ini komputer itu belum bisa dibuka, sehingga membuat investornya khawatir.*