Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Al-Sisi Dietapkan Menjadi Presiden Mesir Hingga 2034

Ahmad
Terakhir diupdate: 16 Februari 2019 05:44 5:44 am
Ahmad
Dipublikasikan 15 Februari 2019 23:50
Bagikan
Presiden Mesir Abdul Fattah al-Sisi (tengah), Menteri Pertahanan Sedki Sobhi (kiri) dan Kepala Staf Mahmoud Hegazy (kanan) mendengarkan lagu kebangsaan Mesir
Bagikan

Hidayatullah.com–Parlemen Mesir pada hari Kamis menyetujui mosi yang memperpanjang masa jabatan Presiden Abdel-Fattah (Abdul Fattah) al-Sisi sampai 2034.

Pada hari Kamis, 485 legislator dari parlemen beranggotakan 596 orang mendukung amandemen tersebut.

Ini adalah bagian dari paket amandemen konstitusi yang akan memberikan lebih banyak kekuatan militer kepada militer.

Pada sesi pemungutan suara, 485 dari 596 mendukung amandemen. Ini berarti Abdel-Fattah memiliki 12 tahun tambahan setelah masa jabatan kedua berakhir pada 2022.

Baca: Pemilu Mesir Dimulai, Al Sisi Berpeluang Menang

Ketua parlemen Ali Abdel-Al mengatakan amandemen itu kini akan dibahas Komisi Legislatif dan Konstitusi selama 60 hari sebelum diajukan dalam sebuah referendum, kutip Voice of America.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ini diikuti oleh sebuah jajak pendapat yang mungkin diadakan sebelum awal Mei atau awal Ramadhan.

Referendum nasional kemungkinan akan dilangsungkan sedini awal Mei, atau pada awal bulan suci Ramadan.

Amandemen konstitusi ini dianggap mustahil karena parlemen dan lembaga pemerintah penuh dengan sekutu setia kepada Abdel-Fattah.

Dibandingkan dengan Amerika Serikat, periode itu mirip dengan masa pemerintahan empat presiden negara Paman Sam.

Abdul-Fattah telah berkuasa selama hampir lima tahun setelah merebut kekuasaan dalam kudeta berdara dari mantan presiden yang terpilih secara demokratis dan sah, Dr Mohamad Mursi dari al Ikhwan al Muslimun (IM).

Baca:  Pemerintah Mesir Menangkap Jenderal ‘Penantang’ Presiden Al-Sisi 

Bagi para kritikus, perkembangan terakhir ini dilihat sebagai menguatkan Mesir terhadap aturan tangan besi al Sisi.

Kelompok hak asasi manusia Human Rights Watch melihat amandemen tersebut sebagai penurunan peringkat independensi peradilan, sambil menambahkan lebih banyak kekuatan eksekutif yang telah digunakan sebagai senjata untuk menekan rakyat Mesir yang tidak sejalan dengan pemerintah.

Kelompok itu mengatakan lebih dari 15.000 warga sipil termasuk anak-anak menjadi korban hukum militer di Mesir sejak Abdul-Fattah berkuasa dengan merampas kekuasaan dari al Sisi.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:al SisiIkhwanul MusliminMesirpresiden
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Prabowo Duduk di Shaf Tengah, Takmir Masjid Semarang Minta ke Depan
Tulisan selanjutnya Ingin Hilangkan Kaitan Kolonialisme, Dutrete Ingin Ubah Filipina jadi Maharlika

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Berita
20 Juli 2026 12:51
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?