Hidayatullah.com—Serangan-serangan udara terbaru telah menewaskan sedikitnya 13 komandan kelompok bersenjata ISIS alias ISIL alias Daesh, menurut keterangan pihak militer.
Pesawat-pesawat tempur Iraq melancarkan serangan atas sebuah rumah di mana pemimpin ISIS Abu Bakr Al-Baghdadi diyakini menggelar pertemuan dengan komandan-komandan kelompok bersenjata itu, kata militer Iraq dalam sebuah pernyataannya hari Senin (13/2/2017), seperti dilansir Deutsche Welle.
Militer mengatakan jet-jet tempur F-16 hari Sabtu (10/2/2017) menarget sebuah rumah yang terletak di Qaim bagian barat Iraq. Pihak militer merilis sejumlah nama komandan ISIS yang tewas, tetapi Al-Baghdadi tidak ada dalam daftar.
Sedikitnya 64 anggota tentara ISIS berpangkat rendah tewas dalam rangkaian serangan di barat Iraq, imbuh pernyataan itu seperti dikutip BBC.
Pernyataan dari militer Iraq itu muncul di tengah maraknya laporan oleh media lokal yang mengatakan bahwa Al-Baghdadi akhir pekan kemarin terluka dan berusaha melarikan diri ke daerah pertahanan ISIS di Suriah.
Turki Klaim Bunuh 4 Amir ISIS
Sementara itu kantor Staf Jenderal Turki juga mengeluarkan pernyataan pada hari Senin (13/2/2017) bahwa sedikitnya 30 militan ISIS telah “dinetralisir”, di bagian utara Suriah dalam kurun 24 jam terakhir, dalam Operasi Tameng Eufrat yang sedang digencarkan saat ini.
Pihak berwenang Turki menggunakan kata “dinetralisir” untuk menyebut militan yang berhasil dibunuh, dilukai atau ditangkap, lapor Hurriyet.
Pernyataan Staf Jenderal Turki itu menambahkan, 143 target ISIS, termasuk tempat perlindungan, markas, posisi pertahanan dan kendaraan, berhasil digempur para pejuang dari Free Syrian Army (FSA) dengan dukungan tentara Turki.
Jet-jet tempur Turki juga menghancurkan 51 bangunan yang dijadikan tempat persembunyian militan ISIS.
Sebelumnya awal bulan ini, hari Sabtu (4/2/2017), Angkatan Bersenjata Turki (TSK) mengeluarkan pengumuman bahwa jet-jet tempur Turki yang dikerahkan dalam Operasi Tameng Eufrat berhasil membunuh 4 amir (pemimpin wilayah) ISIS.
Dalam laporan itu disebutkan sekitar 51 militan ISIS “dinetralisir” dalam serangan di Al-Bab dan Bzagah pada hari ke-165 Operasi Tameng Eufrat.*