Hidayatullah.com–Cicit laki-laki dari mendiang diktator fasis Italia Benito Mussolini mencalonkan diri untuk pemilihan anggota parlemen Uni Eropa bersama sebuah partai kecil beraliran kanan-jauh.
Dilansir Euronews, Caio Giulio Cesare Mussolini mengatakan dalam wawancara dengan koran Il Messaggero hari Selasa (9/4/2019) bahwa dirinya kandidat caleg UE dari partai beraliran kanan-jauh Fratelli d’Italia (FdI).
Dilahirkan di Argentina, pria berusia 50 tahun iru adalah mantan perwira awak kapal selam yang sekarang menjadi pengusaha dan mengendalikan bisnisnya dari Uni Emirat Arab. Dia mengatakan bahwa meskipun tidak memiliki pengalaman berpolitik, dia “bernapas politik” sepanjang hidupnya.
“Banyak sekali orang yang ingin Mussolini masuk dalam daftar pilih,” katanya kepada Il Messaggero.
Meskipun demikian, dia berdalih bahwa dirinya dipilih bukan karena nama belakangnya, tetapi lebih karena nama depannya versi bahasa Italia untuk “Gaius Julius Caesar” –seorang diktator Romawi.
Dia menambahkan bahwa jika terpilih dia akan mempertahankan kepentingan bangsa dengan segala tindakannya dan suara yang mendukungnya.”
Dia menggambarkan dirinya sendiri kepada Il Fatto Quotidiano sebagai seorang “post-fasis yang merujuk pada nilai-nilai tersebut dalam cara yang non-ideologis.”
FdI hanya memenangkan 3,6% suara Italia dalam pemilu UE tahun 2014, lebih rendah dari batas minimum 4% untuk dapat menjadi anggota Parlemen Eropa. Pada pemilu tahun lalu, FdI mendulang 4,3% suara.
Apabila terpilih, maka cicit lelaki Mussolini itu akan mengikuti jejak Alessandra Mussolini, cucu perempuan Benito Mussolini yang telah menjadi anggota Parlemen Eropa sejak 2014. Seorang cucu perempuan Mussolini lagi, Rachele Mussolini, saat ini menjadi anggota dewan di kota Roma.*