Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Aktivis Jerman: Tradisi Api Unggun Paskah Membahayakan Hewan Liar

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 April 2019 12:34 12:34 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 April 2019 12:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Di Jerman ada tradisi orang berkumpul menyaksikan api unggun guna memperingati Paskah dan menandakan akhir dari musim dingin yang panjang dan gelap. Namun, para aktivis mengatakan bahwa api-api unggun tersebut menjadi perangkap maut bagi hewan-hewan kecil yang hidup liar di sekitar lokasi pembakaran.

Dilansir DW hari Jumat (19/4/2019), pegiat-pegiat hak binatang mendesak warga Jerman agar menjauhi acara api unggun dalam rangka Paskah tahun ini, memperingatkan mereka bahwa kegiatan itu berakibat fatal bagi hewan-hewan kecil di alam liar seperti kelinci dan landak.

Berkumpul di sekitar api unggun di malam Paskah merupakan tradisi populer di kalangan masyarakat Eropa Utara sejak era pagan (masa penyembahan berhala sebelum kristenisasi Eropa). Di banyak daerah di Jerman, ritual itu –yang asalnya merupakan perayaan penyambutan kedatangan musim semi usai musim dingin yang panjang– merupakan bagian dari libur akhir pekan di mana anak-anak berburu telur Paskah.

Sebelum perayaan api unggun dilaksanakan, biasanya dahan, ranting pepohonan, serta daun dan rerumputan kering terlebih dulu disusun beberapa hari sebelumnya atau bahkan beberapa pekan sebelum acara.

Menurut kelompok konservasi alam NABU, kegiatan itu dapat mengganggu kehidupan binatang-binatang kecil di alam terbuka, seperti semut, burung, kelinci, landak, kodok dan katak serta berang-berang yang biasa membuat sarang dengan memanfaatkan dahan, ranting serta dedaunan dan rumput untuk membuat sarang dan sebagai tempat bernaung.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Ketika api-api unggun itu dinyalakan dalam perayaan Paskah, mereka secara nyata menjadi perayaan pemakaman bagi hewan-hewan tersebut,” kata jubir NABU Philip Foth.

Dalam pernyataannya, NABU mengatakan bagi warga Jerman yang ingin melaksanakan tradisi itu sebaiknya membuat gunungan kayu sebisa mungkin dekat dengan hari Minggu Paskah. Jika tidak memungkinkan, diupayakan agar sebelum api unggun dinyalakan hewan-hewan liar di sekitar lokasi memiliki kesempatan untuk menyelamatkan diri atau dicarikan dan dipindahkan ke tempat aman.

Di Oberhausen, distrik industri di bagian barat, pelaksanaan api unggun Paskah hanya boleh dilakukan di ruang dan acara publik, bukan dilaksanakan di tempat-tempat pribadi.

Di Norderstedt, sebelah utara tak jauh dari Hamburg, Partai Hijau setempat menyeru agar diberlakukan larangan api unggun Paskah di tempat-tempat pribadi karena emisi karbon yang ditimbulkan dari pembakaran gunungan kayu tersebut.

Menurut Badan Lingkungan Hidup Federal, emisi karbon yang dihasilkan dari tradisi itu ditambah dari lokasi-lokasi pembakaran di seluruh Jerman setiap tahun mencapai 400.000 ton.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amerika Memulai Studi Overdosis Opioid di 4 Negara Bagian
Tulisan selanjutnya moderasi islam beragama MUI Minta KPU Profesional: sebagian Penyelenggara Pemilu Tak Netral

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?