Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

[Video] Dipaksa Memuja Dewa Hindu, Pemuda Muslim India Disiksa Belasan Jam Sampai Mati

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Juni 2019 18:11 6:11 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Juni 2019 18:11
Bagikan
Polisi mengatakan warga menyiksa pemuda Muslim itu selama 12 jam sebelum menyerahkannya ke kepolisian.
Bagikan

Hidayatullah.com—Video penyiksaan brutal hingga mati atas seorang pemuda Muslim di India yang dipaksa memuja dewa-dewa Hindu menjadi viral. Sejumlah orang ditangkap dan ada indikasi kasus itu ditutup-tutupi.

Polisi menangkap 11 orang ditangkap hari Senin (24/6/2019) dalam kaitannya dengan penyiksaan tersebut, setelah keluarga korban menunjukkan rekaman video insiden itu kepada polisi, yang sebelumnya sudah beredar luas di media sosial.

Dalam sebuah rekaman video berdurasi sepuluh menit, Tabrez Ansari, 24, dipukuli dengan batang kayu oleh sedikitnya belasan orang sementara dia diikat disebuah tonggak.

Ansari diduga ditangkap oleh warga ketika, konon katanya, terjadi percobaan perampokan di Jharkhand, negara bagian di timur India. Ketika itu gerombolan massa langsung berkumpul dan main hakim sendiri.

Setelah memaksa Ansari untuk menyebutkan namanya, warga memaksanya berulang kali untuk memuja dewa-dewa Hindu, antara lain “Jai Shri Ram” pujian untuk dewa Rama, yang belakangan ini kerap digaungkan namanya oleh kelompok-kelompok nasionalis Hindu –yang sudah diketahui umum kebenciannya terhadap Muslim.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

https://www.youtube.com/watch?v=_wbO9QNc1vI

Penyiksaan dilakukan terhadap Ansari di tempat terbuka selama berjam-jam. Dalam rekaman video yang beredar bahkan terdengar suara orang-orang tertawa dan penyiksaan disaksikan pula oleh anak-anak kecil.

Polisi mengatakan warga menyiksa pemuda itu selama 12 jam sebelum menyerahkannya ke kepolisian. Ketika Ansari dibawa ke kantor polisi, orang-orang yang membawanya mengatakan bahwa dia mengalami luka-luka karena jatuh dari atap saat berusaha melakukan perampokan. Setelah ditolak untuk mendapatkan perawatan medis segera, pemuda itu akhirnya menemui ajal akibat luka-luka yang diderita.

Masalah semakin runyam. Pemerintah negara bagian Jharkhand sekarang menuding kepolisian setempat tidak melaporkan kasus itu ke pihak berwenang yang lebih tinggi. Sejak itu dua petugas kepolisian diberhentikan sementara.

Tidak hanya itu, seorang dokter yang memeriksa Ansari ketika pertama kali dibawa ke kepolisian juga diperiksa. Pasalnya, dia tidak merekomendasikan agar Ansari dirawat di rumah sakit, lapor RT Rabu (26/6/2019).

Perlakuan brutal masyarakat India, yang mayoritas beragama Hindu, terhadap warga Muslim yang minoritas di negara itu bukanlah peristiwa langka.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HinduIndiaMuslim
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Massa Kawal Sidang MK Bubar dengan Tertib Sore ini
Tulisan selanjutnya MK Menolak Perhitungan Suara Pilpres Versi Prabowo-Sandi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?