Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kondisi Baru Intifadhah Rakyat Palestina

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Oktober 2005 03:43
Bagikan
Bagikan

Jum’at, 7 Oktober 2005

Hidayatullah.com–Kebangkitan dan perjuangan rakyat Palestina melawan kezaliman dan penjajahan Yahudi, yang lebih dikenal dengan sebutan Intifadhah Al-Aqsa kini telah memasuki tahun ke-enam.

Intifadhah Al-Aqsa dipicu oleh perilaku Ariel Sharon yang menghina umat Islam. Saat Sharon menginjakkan kaki ke dalam Masjidil Aqsa pada tanggal 28 September tahun 2000 dengan tujuan untuk menghina umat Islam, dia tidak membayangkan bahwa perbuatan sombongnya itu telah menyebabkan kebangkitan besar rakyat Palestina melawan Rezim Zionis.

Sejak lima tahun lalu, Rezim Zionis telah berusaha dengan berbagai macam sarana untuk menumpas dan melenyapkan intifadah rakyat Palestina.

Berlandaskan kepada laporan beberapa waktu yang lalu, Pusat Informasi Pemerintahan Otonomi Palestina menyebutkan bahwa pada sepanjang lima tahun tersebut, 4124 warga Palestina gugur syahid, dan 765 orang di antaranya adalah anak-anak dan remaja,  sementara 268 orang lainnya adalah perempuan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tentara Zionis telah menembaki rakyat Palestina yang tidak berdosa ini dengan mengunakan berbagai senjata ringan dan berat. Mereka juga telah melakukan aksi teror terhadap  343 warga Palestina dan kini memenjarakan 8500 warga Palestina.

Zionis bahkan juga menghancurkan rumah-rumah dan ladang-ladang milik rakyat Palestina. Sampai saat ini, lebih dari 71 ribu unit rumah dan satu juta empat ratus ribu batang pohon telah dimusnahkan oleh rezim penjajah itu.

Berdasarkan data yang menunjukkan kekejaman luar biasa orang-orang Zionis, kita bisa membayangkan betapa beratnya perjuangan rakyat Palestina untuk mendapatkan kembali tanah air mereka. Di tengah kezaliman luar biasa Zionis, rakyat Palestina tetap teguh dan pantang menyerah. Kegigihan itu bersumber dari banyak faktor, yang terpenting adalah faktor kesadaran rakyat Palestina terhadap hakikat Islam sebagai agama yang membenci kezaliman dan menuntut keadilan.

Pada tahun 2005, perjuangan rakyat Palestina telah memasuki tahapan baru. Setelah lima tahun menderita berbagai serangan dan kezaliman yang dilancarkan Zionis, dan dengan gigih melakukan perlawanan, akhirnya rakyat Palestina  berhasil membuat Rezim Zionis menarik mundur tentaranya dari Jalur Gaza.

Penarikan mundur ini merupakan kekalahan pahit terbesar kedua bagi Tel Aviv setelah kekalahan pertama mereka dari pejuang Lebanon Selatan pada tahun 2000.

Penarikan mundur tentara Zionis dari Jalur Gaza telah memberikan dampak pahit bagi Rezim Zionis. Keputusan untuk menarik mundur tentara dan pengosongan pemukiman Yahudi di Jalur Gaza telah menyebabkan konflik tajam di kalangan orang-orang Zionis sendiri.

Kalangan kaum Yahudi ekstrim amat marah atas keputusan itu dan akibatnya, posisi Ariel Sharon sebagai Perdana Menteri Rezim Zionis pun berada pada kondisi kritis. Selain itu, kekecewaan di kalangan para imigran Yahudi di Palestina pendudukan juga semakin memuncak dan mereka pun berbondong-bondong keluar dari Palestina.

Berdasarkan data statistik yang diterbitkan oleh Pusat Data Statistik Rezim Zionis beberapa waktu yang lalu, hingga akhir tahun 2005 ini, diperkirakan jumlah orang Yahudi yang meninggalkan tanah Palestina pendudukan akan mencapai lebih dari 25 ribu orang.

Kondisi ini jelas merupakan satu hal yang membahayakan posisi Tel Aviv yang selama ini berusaha untuk menarik orang-orang Yahudi dari seluruh dunia agar tinggal di Palestina pendudukan dengan iming-iming janji manis.

Sementara itu, bagi rakyat Palestina sendiri, keluarnya tentara Zionis dari Jalur Gaza dan pengosongan pemukiman Yahudi di kawasan itu telah membawa sebuah kondisi baru. Berbagai kelompok pejuang Islam Palestina yang selama ini memainkan peran penting dalam melemahkan Rezim Zionis, kini mulai bahu-membahu untuk membangun kembali Jalur Gaza. Mereka juga ikut secara aktif dalam pemilihan walikota dan aktif dalam pembentukan pemerintahan kota yang baik.

Kelompok-kelompok pejuang Islam Palestina kini juga berhasrat untuk ikut serta dalam pemilu parlemen yang akan diselenggarakan pada bulan Januari mendatang. Aktivitas politik kelompok-kelompok seperti Hamas dan Jihad Islami Palestina serta besarnya sambutan rakyat, telah menimbulkan rasa takut di tengah Rezim Zionis. Orang-orang Zionis pun berusaha menghalang-halangi keikutsertaan para kandidat parlemen dari kelompok-kelompok pejuang ini. Bahkan, tentara rezim Zionis dalam sebuah serangan menakutkan telah menyandera beberapa orang kandidat parlemen dari kelompok pejuang Hamas.

Di pihak lain, penarikan mundur tentara Zionis dari Jalur Gaza telah menimbulkan dendam mendalam di tengah Rezim Zionis dan mereka selalu berusaha membalas dendam dengan berbagai cara. Di antara langkah-langkah yang diambil Zionis adalah tekanan dan serangan terhadap rakyat Palestina di kawasan Tepi Barat Sungai Jordan.

Ariel Sharon juga mengumumkan akan terus membangun kompleks-kompleks pemukiman Zionis di kawasan Tepi Barat. Zionis juga bertekad akan menyelesaikan pembangunan Tembok Pemisah Zionis sebelum berakhirnya tahun 2005.  Bila tembok pemisah dengan tinggi 8 meter dan panjang 700 kilometer itu selesai, 58 persen dari wilayah Tepi Barat akan masuk ke dalam tanah pendudukan Palestina atau wilayah yang diklaim sebagai tanah Israel.

Di samping itu, kondisi kota Baitul Maqdis, khususnya Masjidil Aqsa, juga semakin berbahaya. Sepanjang sembilan bulan terakhir, kelompok-kelompok ekstrim Zionis dengan bantuan tersembunyi dari pihak pemerintah, berniat untuk merusak Masjidil Aqsa, namun selalu berhasil digagalkan oleh pertahanan rakyat Palestina.

Rezim Zionis juga melakukan upaya Yahudisasi kota Baitul Maqdis, dengan cara mengusir keluar orang-orang Palestina dari kota itu dan menarik orang Yahudi sebanyak mungkin untuk tinggal di sana. Dengan demikian, perjuangan Intifadhah Al Aqsa ini kini telah menghadapi tantangan baru yang harus dihadapi dengan strategi  baru pula. Berkaitan dengan hal ini, kelompok pejuang Palestina, Hamas, telah mengumumkan untuk memindahkan pusat aktivitas mereka ke kawasan Tepi Barat.

Sayangnya, perjuangan rakyat Palestina ini tidak banyak mendapat bantuan dari kaum muslimin di berbagai penjuru dunia. Sebagian negara Arab, seperti Mesir, Jordan, Qatar, dan Bahrain, bahkan menjalin kerjasama dengan Israel. Pemerintahan negara-negara muslim pun umumnya hanya memberi dukungan moral belaka dan tidak banyak melakukan langkah konkrit. Sebaliknya, rezim Zionis selalu mendapat dukungan penuh, baik politik, keuangan, dan militer dari negara-negara Barat, terutama AS. Namun demikian semua itu sama sekali tidak menyurutkan langkah dan ketegaran bangsa Palestina dalam memperjuangkan kemerdekaan mereka. Sejarah telah menunjukkan bahwa betapapun kuatnya kaum yang zalim, akhirnya mereka akan tunduk dan menyerah kalah di hadapan kemauan kukuh sebuah bangsa yang beriman, bersatu, dan berani.

Tulisan ini merupakan analis Radio Irib, Iran, yang dimuat awal bukan Oktober 2005

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bush Janji Terus Lanjutkan Perang “Anti-Teror”
Tulisan selanjutnya Banyak Pihak Tak Setujui Pembentukan Koter

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?