Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PBB Minta Semua Pusat Detensi Pengungsi Ditutup

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Juli 2019 18:42 6:42 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Juli 2019 18:42
Bagikan
Migran dan pengungsi berunjuk rasa di salah satu pusat detensi di Libya.
Bagikan

Hidayatullah.com–Perserikatan Bangsa-Bangsa menyeru agar semua pusat detensi pengungsi yang ada di Libya ditutup, karena tidak layak untuk menampung migran.

Seruan itu muncul hampir dua pekan setelah lebih dari 50 orang tewas ketika serangam udara meledakkan sebuah bangunan tempat penampungan pengungsi di ibukota Tripoli. Kebanyakan korban adalah orang Afrika yang ingin menyebrangi Laut Tengah guna mencari kehidupan baru di Eropa.

PBB menyebut fasilitas-fasilitas penampungan pengungsi dan migran di Libya “sangat buruk”, lansir BBC Ahad (14/7/2019).

Ribuan migran dan pengungsi ditampung di pusat-pusat detensi yang dikelola pemerintah dalam kondisi sangat mengenaskan di berbagai daerah di Libya.

Badan urusan pengungsi PBB mengatakan bahwa fasilitas-fasilitas itu seharusnya ditutup segera, penghuninya dibebaskan dan diperbolehkan tinggal di daerah sekitar. UNHCR mengatakan siap untuk memberikan dukungannya di sana.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sekitar 120 migran berada di dalam hangar di Pusat Detensi Tajoura ketika dihantam serangan udara pada 3 Juli. Anak-anak dan wanita termasuk dalam 50 korbam tewas.

Pemerintah Libya dukungan PBB yang dipimpin Perdana Menteri Fayez al-Sarraj menuding pasukan Libyan National Army (LNA) pimpinan Jenderal Khalifa Haftar sebagai pelaku serangan.

Namun, LNA mengatakan bahwa pihaknya kala itu menyerang sebuah kamp pasukan pemerintah dekat pusat detensi.Pasukan pro-pemerintah lantas membalas dengan tembakan misil-misil yang di antaranya menyasar hangar tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:detensiLibya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rusia Luncurkan Teleskop Ruang Angkasa Jerman
Tulisan selanjutnya Pekerja Amazon di Jerman Mogok Menjelang Hari Penjualan Besar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?