Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Survei: Warga Australia Lebih Banyak Duduk di Layar daripada dengan Keluarga

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 Agustus 2016 07:14 7:14 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Agustus 2016 08:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Survei terbaru menemukan, warga Australia menghabiskan waktu per minggu di depan layar delapan kali lebih banyak daripada menghabiskan  waktu dengan orang yang mereka cintai.

Para responden survei -yang dilakukan oleh organisasi non-profit ‘R U OK ?’, mengatakan, mereka menghabiskan rata-rata 46 jam seminggu di depan layar, tapi hanya enam jam dengan keluarga dan teman-teman. Setengah dari responden bahkan menghabiskan waktu dua jam atau kurang dengan keluarga dan teman-teman mereka.

Organisasi amal yang bergerak di bidang pencegahan bunuh diri ini mensurvei 1.000 orang dewasa untuk penelitian tersebut.

Rachel Clements, seorang psikolog klinis di panel ‘think tank’ organisasi amal itu mengatakan, tren ini bisa merusak.

“Ini jelas memiliki dampak pada kesehatan mental, dalam hal suasana hati yang buruk, kemampuan untuk melewati masa sulit, memiliki seseorang untuk diajak bicara, diajak berdiskusi,” jelas Rachel Clements dikutip laman australiaplus.com, Kamis (11/08/2016).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Jenis-jenis hubungan itu, jika mereka kuat dan mereka ada di sekitar kita, mereka faktor pelindung besar dalam menjaga diri kita dengan baik,” utaranya.

“Tetap terhubung ke teman, mengontak teman dan memiliki hubungan yang sangat baik adalah hal yang benar-benar positif,” sambung Rachel Clements.

Rachel menjelaskan, “Ketika orang-orang putus hubungan, ketika kita mengucilkan diri atau menarik diri dari orang lain, itu berarti bahwa jika tantangan atau hambatan atau masa-masa sulit datang menimpa kita, itu bisa membuatnya sedikit lebih sulit untuk dilewati.”

Jarak dan kelelahan disebut sebagai hambatan besar

Jarak dikutip sebagai kendala terbesar untuk menghabiskan waktu dengan orang yang dicintai, dengan 38% responden mengatakan itulah alasan untuk tak menghabiskan lebih banyak waktu dengan orang yang dicintai.

Merasa terlalu lelah adalah alasan yang diberikan oleh 28% responden, sementara 20% responden mengatakan, mereka terlalu sibuk dengan kegiatan lain, 19% mengatakan itu karena harus melakukan pekerjaan rumah tangga, dan 18% menyalahkan jam kerja yang panjang.

Rachel mengatakan, meskipun menghabiskan waktu dengan orang yang dicintai secara fisik tak sulit, banyak warga Australia susah melakukannya.

“Kami sibuk, kami melakukan lebih banyak daripada yang pernah kami lakukan … [sehingga] menemukan waktu itu, atau benar-benar membuatnya terlewat ternyata lebih mudah,” utara Rachel Clements.

Ia mengatakan, warga Australia seharusnya berpikir tentang cara lain untuk memanfaatkan waktu di depan layar mereka.

“Bisa dengan mengunjungi orang-orang, benar-benar berpikir tentang orang yang sudah lama tak Anda tidak hubungi. Dan mungkin hanya menukar waktu yang Anda habiskan di depan layar, dan perangkat teknologi, serta TV, menjadi hubungan tatap muka,” pendapat Rachel Clements.

Koneksi pribadi tak akan sia-sia

Hari ‘R U OK?’ (apakah kamu baik-baik saja?) yang jatuh pada tanggal 8 September dirancang untuk menjadi pengingat agar terus menyapa keluarga, teman dan rekan kerja dengan tujuan menghubungkan orang-orang dan melindungi mereka dari aksi bunuh diri.

Duta organisasi amal ini dan mantan pemain liga rugby, Brett Finch, mengatakan, ia akan menyempatkan diri untuk berhubungan kembali dengan teman-temannya pada hari ‘R U OK?’ dan sepanjang tahun.

“Begitu mudah untuk kehilangan kontak dengan orang-orang yang peduli dengan kita karena hidup sungguh sibuk,” tutur Brett Finch.

Ia mengatakan, “Bahkan jika Anda tak bisa bertatap muka secara pribadi, angkat telepon dan hubungi seseorang yang Anda pedulikan. Ini tak sia-sia.”

“Setelah melalui beberapa pergulatan pribadi dalam beberapa tahun terakhir, saya tahu betapa pentingnya bahwa kita punya teman baik dan keluarga untuk diajak bicara,” kemukanya.

“Saya sangat bersyukur bahwa keluarga dan teman saya menjangkau saya ketika saya berada di titik terendah. Saya tahu perbedaan apa yang bisa dibuat sebuah hubungan dan dukungan,” ujar Brett Finch.

“Itu sebabnya saya ingin agar orang lain melakukan hal yang sama untuk orang-orang di lingkungan mereka,” imbuhnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:KeluargaLayarWarga Australia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mantan TKI Arab Saudi Raih Doktor Hukum dari Unpad
Tulisan selanjutnya Tak Dukung Ahok, PKS Ingin Cari Cagub Lebih Baik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?