Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Yahya Jammeh Dituduh Perintahkan Pembunuhan 2 WN Amerika Serikat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Juli 2019 18:44 6:44 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Juli 2019 06:31
Bagikan
Yahya Jammeh dan koleksi mobil mewahnya.
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang bekas anggota pasukan elit militer Gambia mengatakan bahwa mantan presiden Yahya Jammeh memerintahkan pembunuhan 2 warga negara Amerika Serikat pada tahun 2013. lapor kantor berita AFP seperti dilansir BBC Kamis (25/7/2019).

Mengakhiri sepekan kesaksian dramatis di depan Truth, Reconcialliation and Reparations Commission (TRRC), Amadou Badjie mengatakan bahwa Jammeh menginginkan kedua orang itu, Alhaji Ceesay dan Ebrima Jobe, agar dibunuh dan “dicincang”, imbuh AFP.

Saat ditanyai, Badjie, yang dulu merupakan anggota dari kelompok khusus yang dikenal sebagai Junglers, mengatakan kelompok itu adalah “hit squad” dari mantan presiden tersebut.

Jammeh menginginkan kedua pria Gambia berkewarganegaraan AS itu dibunuh karena dicurigai keduanya merencanakan kudeta.

“Kedua pria itu dicekik hingga tewas dan kepala mereka dipenggal. Kami menguburkan jasad mereka di dalam satu lubang,” kata Badjie.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Awal pekan ini, TRRC mendengarkan kesaksian yang mengatakan Jammeh memerintahkan pembunuhan seorang jurnalis ternama dan sekelompok migran.

Jammeh, yang sekarang mengasingkan diri di Guinea Ekuatorial, selalu membantah keterlibatannya dalam pembunuhan migran atau jurnalis itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:GambiaYahya Jammeh
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mempidanakan Penolong Pencari Suaka, Hungaria Digugat Uni Eropa
Tulisan selanjutnya Oposisi Singapura Khawatir UU Berita Palsu Disalahgunakan dalam Pemilu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?