Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Terkepung Salju Warga Indian di South Dakota Bakar Pakaian

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Desember 2022 18:51 6:51 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Desember 2022 18:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemimpin suku Indian penduduk asli Amerika Serikat di South Dakota meminta agar segera dikirimkan bantuan untuk menghadapi musim dingin, sebab mereka mulai kekurangan bahan kebutuhan esensial dan terpaksa membakar pakaian agar tidak mati kedinginan.

Kawasan Pine Ridge Indian Reservation saat ini sudah terkubur salju setebal lebih dari 76cm, tetapi angin menambah ketebalan hingga 3,6 meter. (Lihat video badai salju di South Dakota di bawah)

“Kami berjuang untuk kalah,” kata Frank Star Comes Out, presiden Oglala Sioux Tribe kepada BBC News Sabtu (24/12/2022).

Gubernur South Dakota mengatakan pihaknya sedang mengerahkan personel National Guard.

Anna Halverson, perwakilan untuk kawasan reservasi Pass Creek District, mengatakan kepada Darsha Dodge Rapid City Journal bahwa wilayahnya sedang dalam situasi darurat ekstrem.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami mengalami salju setinggi beberapa rumah yang membentang 60, 70 yard sekaligus.”

“Saya telah melihat di seberang area reservasi sebagian warga membakar pakaian di tungku kayu karena mereka tidak bisa mendapatkan kayu,” imbuhnya.

Dia mengatakan satu keluarga kehabisan susu formula dan persediaan lainnya dan selama empat hari terperangkap di dalam rumah mereka, sebelum akhirnya berjalan sejauh delapan mil untuk mencari pertolongan karena bayi mereka kelaparan.

Halverson kepada BBC mengatakan bahwa warga di wilayah konservasi sangat membutuhkan bantuan segera dan sangat mengharapkan kedatangan bantuan apa saja.

“Jika ada orang yang bisa datang – kami butuh apa saja segala macam,” ujarnya.

Presiden Oglala Sioux Tribe mengatakan kepada BBC bahwa penduduk kawasan reservasi menjadi terkucil karena jalan yang tertutup salju tidak dapat dilewati. Mereka kehabisan makanan, bahan bakar dan obat-obatan.

“Truk [pasokan] tidak bisa berkeliling ke banyak warga karena terhalang salju,” kata Frank Star Comes Out. “Terkadang ketika mereka bisa melakukannya, kendaraan mereka terjebak dan  harus ditarik keluar.”

Dia mengatakan mesin-mesin diesel tidak dapat berfungsi karena bahan bakar silar berubah menjadi gel disebabkan suhu dingin. Beberapa petugas penyelamat menggunakan kuda dan kereta luncur, atau bahkan hanya berjalan kaki.

Dia mengatakan tidak jelas berapa banyak dari 46.000 anggota suku itu yang terdampar di kawasan reservasi seluas tiga juta hektar, wilayah yang kira-kira seluas negara bagian Connecticut.*

https://youtu.be/zTjxC6bqIWw

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatIndianSaljuSouth Dakota
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Laznas BMH Raih Penghargaan Pemberdayaan Dai Tangguh dalam IGF 2022
Tulisan selanjutnya Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat

Berita
13 Juni 2026 13:44
Khalwat Digital, Fenomena Pacaran Era Media Sosial
Prosesi Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei Dimulai 4 Juli
Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya

Terbaru

  • Hijrah Digital adalah Upaya Memuliakan Waktu di Era Teknologi
  • Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
  • Wakaf Al-Qur’an, Tumbuhkan Generasi Qurani di Cibuntu
  • Orang Tua Malaysia akan Dijerat Hukum Bila Anaknya Melakukan Perundungan
  • Khalwat Digital, Fenomena Pacaran Era Media Sosial
  • Aliansi Aktivis dan Umat Muslim Tasikmalaya Desak Polisi Proses Hukum Penghina Sahabat Nabi
  • Tradisi Membaca sebagai Penguat Halaqoh
  • Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
  • Prosesi Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei Dimulai 4 Juli
  • UEA Bantah Laporan Transfer $3 Miliar ke Iran

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?