Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pengungsi Suriah yang Dideportasi Libanon Langsung Ditangkap Rezim Assad

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 September 2019 22:06 10:06 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 September 2019 22:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Organisasi pemantau HAM, Human Rights Watch (HRW), hari ini melaporkan bahwa setidaknya tiga warga negara Suriah yang dideportasi oleh pihak berwenang Libanon telah ditangkap oleh rezim Suriah ketika mereka tiba di negara asal mereka.

Antara 21 Mei hingga 28 Agustus, HRW mengatakan, 2,731 WN Suriah dideportasi dari Libanon dan diserahkan langsung ke pihak berwenang di Suriah, sesuai dengan keputusan Beirut pada Mei untuk mendeportasi semua warga negara Suriah yang masuk secara tidak teratur setelah 24 April tahun ini.

Namun, Direktorat Keamanan Umum Lebanon telah mendeportasi setidaknya tiga warga Suriah yang menyelematkan diri dari negara mereka sebelum tanggal batas tersebut. Mereka sekarang telah ditahan oleh rezim Suriah.

Menurut Lama Fakih, yang menjabat Direktur bagian Timur Tengah di HRW, “Libanon menempatkan warga negara Suriah dalam bahaya besar dengan mengembalikan mereka ke negara yang mereka tinggalkan dan menyerahkan mereka ke pemerintah yang bertanggungjawab atas kekejaman massal.” Dia menguraikan perlindungan hukum yang Libanon berkewajiban untuk berikan: “Libanon secara hukum berkewajiban untuk mengizinkan orang-orang menentang deportasi mereka dan mendapat perlindungan. Dan dilarang mengembalikan siapapun yang akan menghadapi persekusi atau penyiksaan.”

Penangkapan tiga warga Suriah, dan kemungkinan lebih banyak lagi, menunjukkan praktik rezim Presiden Bashar Al-Assad untuk menangkap, menginterogasi, dan bahkan menyiksa warga Suriah yang kembali ke negara yang dihancurkan, banyak di antara mereka pulang setelah janji-janji keamanan dan rekonsiliasi. Ini menghancurkan narasi yang diajukan oleh rezim Suriah dan sekutunya bahwa wilayah yang mereka rebut kembali aman dari dampak perang sipil delapan tahun yang telah mengguncang Suriah, dan pihak mereka terbuka terhadap upaya-upaya rekonsiliasi dan pengampunan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Peran Lebanon dalam pengembalian pengungsi Suriah diperjelas melalui serangkaian langkah pemerintah tahun ini, di mana rumah sementara dan tempat penampungan pengungsi dibongkar bersamaan dengan tindakan keras terhadap warga Suriah yang bekerja secara ilegal.

Langkah-langkah semacam itu bertentangan dengan Konvensi Menentang Penyiksaan di mana Lebanon menjadi bagiannya, mewajibkan negara itu untuk tidak mengembalikan atau mengekstradisi siapa pun yang berpotensi dilukai atau disiksa. Ini juga merupakan bagian dari prinsip non-refoulement dalam hukum internasional, yang mewajibkan suatu negara untuk tidak mengembalikan orang ke tempat mereka berisiko mengalami penganiayaan.

Diperkirakan ada sekitar 1,5 juta pengungsi Suriah di Libanon yang telah menyeberangi perbatasan sejak konflik Suriah pecah pada tahun 2011. Secara hukum, pemerintah di Beirut harus memberikan siapapun yang beresiko terdampak deportasi kesempatan untuk menemui pengacara, menemui badan pengungsi PBB, dan untuk mengajukan argumen mereka yang menentang deportasi di pengadilan yang kompeten.

Penangkapan para pengungsi oleh rezim Assad dan bagian Libanon dalam proses tersebut adalah contoh dari jenis pelanggaran HAM yang dilakukan oleh Suriah dan afiliasinya. Itu merupakan salah satu dari banyak pelanggaran HAM lain yang dicatat oleh HRW, termasuk penghilangan paksa, penahanan dan penyiksaan. */Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al assadHuman Rights WatchLibanonpengungsi Suriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anwar Ibrahim: Aksi Boikot Produk Non-Muslim Tidak Sehat
Tulisan selanjutnya Netanyahu Nodai Makam Para Nabi di Masjid Ibrahimi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?