Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Netanyahu Nodai Makam Para Nabi di Masjid Ibrahimi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 September 2019 06:10 6:10 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 September 2019 06:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu hari Rabu mencemari Masjid Ibrahimi di al-Khalil setelah Presiden Israel Reuven Rivlin mengunjungi situs suci dan makam para nabi-nabi tersebut.

Kunjungan Netanyahu datang tepat menjelang pemilihan umum Israel, sebagai bagian menarik suara dari pemukim ilegal Yahudi.

“Kami bukan orang asing di Hebron. Kami akan tinggal di sana selamanya,” kata Netanyahu saat  menghadiri upacara yang menandai 90 tahun sejak 60 orang Yahudi-Israel tewas di al-Khalil selama Revolusi Al-Buraq Palestina pada tahun 1929.

Baca: 3000 Ekstrimis Yahudi Menduduki Halaman Masjid Ibrahimi di Hebron 

Kementerian Luar Negeri Otoritas Palestina mengutuk kunjungan Netanyahu dan menggambarkannya sebagai “rasis” dan “provokatif”.

“Ini adalah kunjungan rasis murni kolonialis yang dilakukan Netanyahu di puncak pertempuran pemilihan dalam upaya untuk memenangkan suara dari kanan dan ekstrim kanan,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan dikutip Palestine Information Centre (PIC).

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina mengatakan bahwa kunjungan itu adalah “eskalasi serius” yang akan “menyeret kawasan itu dalam perang agama dengan konsekuensi besar.”

Gerakan Perlawanan Islam, Hamas, mengecam kunjungan itu dan menekankan bahwa al-Khalil, Jerusalem (Baitul Maqdis) dan semua kota Palestina akan tetap menjadi Arab, dan bahwa semua upaya Israel untuk mengubah identitas mereka akan gagal.

Menurut kementerian, kunjungan itu didasari rencana Israel untuk menguasai Kota Hebron, termasuk Masjid Ibrahimi.

Sehari sebelum mengunjungi tempat itu, Israel telah menggelar serangkaian kampanye penangkapan.

Baca: ‘Israel’ Gembok Masjid Ibrahimi Demi Liburan Paskah Yahudi

Ketika Netanyahu mengunjungi Al-Khalil dan kota lama termasuk Masjid Ibrahimi untuk mengambil bagian dalam ritual di pemukiman yang dicaplok Yahudi, di mana teroris Yahudi  bernama Baruch Goldstein pada hari Jumat, 25 Februari 1994, bertepatan dengan tanggal 15 Ramadhan, membantai warga Palestina yang sedang shalat Subuh, menyebabkan 29 orang gugur dan lebih 150 lainnya mengalami luka-luka.

Ritual ini diadakan di hadapan Netanyahu, para menteri Israel dan anggota Likud di Knesset, sebagai kunjungan resmi pertamanya ke Hebron selama 13 tahun.

Hebron dan Masjid Ibrahimi dikenal sebagai Kota Tiga Nabi, karena  di tempat dimakamkan Nabi Ibrahim as,  Nabi Ishak dan Ya’kub as. Juga istri Nabi Ibrahim as Siti Sarah, istri Nabi Ishak as bernama Ribka, istri Nabi Ya’kub Leah.

Sementara pendatang haram Yahudi mengklaim tempat ini sebagai “Gua Machpelah” atau “gua para leluhur”.

Masjid Ibrahimi terletak di Kota Tua al-Khalil di mana sekitar 800 pemukim Yahudi tinggal di tengah 200 ribu warga Palestina berada di bawah penjagaan keamanan tentara Zionis-Israel yang kuat.

Masjid Ibrahimi atau juga Al-Haram Al-Khalil  di Kota Tua Hebron selalu menjadi sasaran pelanggaran kejahatan ‘Israel’ yang cukup lama, terutama ketika hari hari agama Yahudi tempat makam para nabi ini sering digunakan menari, berdansah dan pesta miras hingga larut malam.

Tahun 2017, UNESCO menetapkan Masjid Ibrahimi sebagai situs sejarah milik Palestina, namun penjajah Israel menguasainya dengan dalih melindungi kepentingan umat ketiga agama.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Baitul MaqdisBenyamin NetanyahuhebronisraelMasjid Ibrahiminabi IbrahimNabi IskakNabi Ya'qubpalestinayahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengungsi Suriah yang Dideportasi Libanon Langsung Ditangkap Rezim Assad
Tulisan selanjutnya IMS – DD Gelar Tabligh Akbar & Hapus Tato di LP Nusakambangan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul

Berita
29 Agustus 2026 14:04
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata

Terbaru

  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?