Hidayatullah.com–Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim mengecam kampanye lewat media sosial belakangan ini yang mengajak orang Melayu Malaysia untuk memboikot produk-produk non-Muslim.
“Apabila Anda ingin mempromosikan produk halal, hal itu bisa diterima,” kata Anwar.
“Namun, apabila Anda berusaha mempromosikannya dengan menggunakan isu-isu kontroversial, maka hal ini tidak sehat,” kata Anwar usai menyampaikan pidatonya di acara Sixth International Conference on History and Culture di Kuala Lumpur hari Selasa (3/9/2019) seperti dikutip The Star.
Anwar mengatakan meskipun diperbolehkan bagi Muslim untuk mempromosikan produk halal, akan tetapi ada juga produk-produk yang dibuat oleh pabrikan China, yang boleh dipergunakan oleh Muslim.
Konotasi rasial yang menggarisbawahi kampanye boikot belakangan ini, imbuh Anwar, tidak sehat bagi masyarakat Malaysia yang multiras dan multiagama.
Sebelumnya Perdana Menteri Mahathir Mohamad dan Mufti Penang juga mengutarakan ketidaksetujuan mereka atas seruan boikot buatan non-bumiputera (non-Melayu Muslim) tersebut.*