Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Penjara Tempat Oscar Wilde Dikurung karena Hubungan Seks Gay akan Dijual

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Oktober 2019 18:55 6:55 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Oktober 2019 18:55
Bagikan
Penjara Reading, di dekat London, tempat Oscar Wilde dipenjara karena hubungan seks homoseksual.
Bagikan

Hidayatullah.com–Penjara di mana penulis ternama Oscar Wilde menghabiskan sebagian besar masa hukuman kurungan dua tahun karena melakukan hubungan seksual sesama jenis akan dijual, kata pihak berwenang Inggris hari Kamis (3/10/2019).

Keputusan itu mengundang protes para pihak yang berharap Penjara Reading, tak jauh dari London ke arah barat, dijadikan pusat kesenian guna menghormati legasi penulis keturunan Irlandia itu.

Selama ini penjara itu menjadi magnet bagi komunitas LGBT Inggris. Seperti halnya Stonewall Inn di New York, yang menjadi ikon perjuangan hak kaum homoseksual di Amerika Serikat, Penjara Reading banyak dikunjungi kaum pecinta sesama jenis.

“Itu merupakan tempat yang sangat berarti,” kata Joseph Galliano, CEO dan salah satu pendiri Queer Britain, museum nasional LGBTQ+. “Kami kehilangan situs warisan dan budaya demi pembangunan komersial, yang tidak mungkin bisa dipulihkan kembali,” imbuhnya.

Menteri Kehakiman Inggris mengatakan akan menginvestasikan uang dari hasil penjualan kembali ke sistem lembaga pemasyarakatan (penjara), dan akan mempertimbangkan semua tawaran pembelian yang masuk.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami akan selalu mengupayakan hasil terbaik bagi pembayar pajak,” kata kementerian seperti dilansir Euronews.

Sebelum dijebloskan ke Penjara Reading, dalam persidangan Oscar Wilde ditanyai soal hubungan sesama jenisnya dengan Lord Alfred Douglas, seorang penyair yang terkenal dengan kata-katanya, “I am the love that dare not speak its name” (saya adalah cinta yang tidak berani menyebutkan namanya).

Wilde dimasukkan ke dalam bui pada tahun 1895, beberapa bulan setelah drama karyanya ‘The Important of Being Earnest’ ditampilkan di London.

Kasus Oscar Wilde mengundang sorotan tajam terhadap undang-undang di Inggris kala itu yang mempidanakan homoseksual.

Wilayah England dan Wales mencabut UU antihomoseksual itu lebih dari 70 tahun kemudian, pada 1967.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gayhomoseksualinggrisOscar Wildepenjara
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pakai UU Kolonial, Hong Kong Larang Demonstran Gunakan Penutup Wajah
Tulisan selanjutnya Orang-Orang Kaya Hong Kong Berburu Visa Emas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan

Berita
12 Juni 2026 21:48
Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia
Pra Kongres Umat Islam VIII, MUI Gelar Halaqah Nasional Bahas Pesantren Aman dan Ramah Anak

Terbaru

  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase
  • Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?