Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pakai UU Kolonial, Hong Kong Larang Demonstran Gunakan Penutup Wajah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Oktober 2019 18:49 6:49 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Oktober 2019 18:48
Bagikan
Pelajar Hong Kong ikut berunjuk rasa.
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemimpin eksekutif Hong Kong Carrie Lam menggunakan undang-undang darurat era penjajahan guna meredam demonstrasi yang semakin brutal dengan melarang pengunjuk rasa mengenakan masker penutup wajah.

Keputusan itu diumumkan hari Jumat (4/10/2019), setelah aksi kekerasan semakin marak menyusul perayaan ke-70 tahun negara komunis China.

Carrie Lam mengatakan bahwa kekerasan telah “menghancurkan kota” dan pihak berwenang tidak dapat membiarkannya semakin memburuk, lansir BBC.

Namun, para pengamat menilai keputusan itu akan sulit ditegakkan dan akan sangat kontroversial.

Menteri Keamanan Hong Kong John Lee mengatakan larangan penggunaan penutup wajah akan diterapkan dalam aksi-aksi massa yang berizin maupun tidak berizin, termasuk kerumuman yang dinyatakan terlarang serta ketika terjadi kerusuhan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Penutup muka yang terlarang mencakup semua jenis yang dapat menutupi penampakan wajah seseorang, termasuk cat wajah.

Pengecualian berlaku bagi orang yang mengenakan masker dengan alasan kesehatan, atau harus dipakai karena profesi mereka.

UU yang dipakai Lam adalah Emergency Regulations Ordinance (ERO) buatan tahun 1922 dan sudah tidak pernah dipakai lebih dari 50 tahun.

UU itu memungkinkan pimpinan eksekutif Hong Kong mempersingkat proses legislasi normal, yang mana biasanya sebuah rancangan undang-undang harus lebih dulu melewati parlemen Hong Kong, Dewan Legislatif.

ERO terakhir digunakan pada tahun 1967 untuk membantu menghentikan kerusuhan di wilayah otonom pusat bisnis dan keuangan global tersebut.

Larangan penggunaan masker itu diumumkan setelah pada hari Selasa (3/10/2019) seorang anggota polisi melepaskan tembakan peluru tajam dari jarak dekat ke arah sejumlah demonstran berpenutup wajah, yang menyerangnya dengan menggunkan tongkat besi. Seorang demonstran laki-laki berusia 18 tahun terluka akibat tembakan itu.

Pihak berwenang mengatakan korban sudah dalam kondisi stabil setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Carrie LamdemonstranHong Kongmasker
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tutup 30 Tahun Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaan di Somalia
Tulisan selanjutnya Penjara Tempat Oscar Wilde Dikurung karena Hubungan Seks Gay akan Dijual

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Berita
17 Oktober 2026 21:46
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?