Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jepang Gunakan Kapal Feri Sebagai Karantina Suspek Coronavirus

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Februari 2020 19:36 7:36 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Februari 2020 19:36
Bagikan
Kapal feri Hakuo digunakan Jepang sebagai karantina pasien suspek coronavirus.
Bagikan

Hidayatullah.com–Militer Jepang hari Rabu (3/2/2020) mempersiapkan sebuah kapal feri sewaan untuk dipakai sebagai karantina yang dapat menampung ratusan pasien suspek coronavirus, seiring bertambahnya jumlah orang yang terinfeksi virus tersebut.

Kapal Hakuo berbobot 17.000 melempar jangkar di pangkalan laut Yokosuka dekat Tokyo, yang juga tempat berlabuhnya kapal induk Ronald Reagan milik AL Amerika Serikat. Setelah dipersiapkan kapal awalnya akan menampung 94 orang, tetapi bisa mengakomodasi pasien lebih banyak lagi.

“Sekitar 300 orang akan dapat tinggal dengan nyaman di kapal itu, yang memiliki kapasitas maksimal 500 orang. Meskipun demikian, itu artinya akan ada antrian untuk menggunakan fasilitas kamar mandi dan lainnya, kata seorang pejabat Pasukan Bela Diri Jepang (militer Jepang) kepada Reuters.

Persiapan Hakuo sebagai fasilitas karantina itu dilakukan setelah otoritas kesehatan menyatakan sebuah kapal pesiar berpenumpang lebih dari 3.500 dinyatakan sebagai tempat karantina menyusul konfirmasi 10 penumpang kapal wisata itu terinfeksi coronavirus.

Sejauh ini Jepang mengkonfirmasi ada 33 kasus coronavirus, termasuk 17 orang yang telah mengunjungi Wuhan dan 10 orang penumpang kapal pesiar tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejak hari Sabtu (1/2/2020), Jepang menolak orang asing yang pernah mengunjungi Provinsi Hubei, China, memasuki wilayahnya. Dan akan memperluas larangan bagi orang yang mengunjungi daerah China lainnya.

Orang-orang yang dikarantina di kapal Hakuo akan diisolasi selama sekitar 10 hari. Mereka akan diberi fasilitas komputer tablet dan WiFi untuk menghabiskan waktu luang, kata jubir Kementerian Pertahanan. Setiap orang akan diberikan kebutuhan mandi/cuci dan lainnya, dan makanan akan di antar ke kamar masing-masing, imbuhnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Corong Pipis untuk Wanita Guna Hindari Infeksi Toilet Umum
Tulisan selanjutnya Banyak Guru di England Mengalami Masalah Kesehatan Mental

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Norwegia Ancam Penjara 3 Tahun bagi Perusahaan yang Berdagang dengan Permukiman Israel

Berita
15 September 2026 08:23
Komisi Eropa Mengajukan RUU Larangan Akses Media Sosial Bagi Anak di Bawah 13 Tahun
Al-Azhar Kecam Serangan ke Arab Saudi, Minta Semua Pihak Tahan Diri
Anwar Ibrahim Serukan BRICS untuk Tolak Penjajahan dan Terorisme ‘Israel’
Kemenag Tunjuk Basnang Said sebagai Dirjen Pesantren

Terbaru

  • Di Jepang Sekarang Ada 100.000 Orang Berusia 100 Tahun atau Lebih
  • Dapat Izin dari Indonesia, Malaysia akan Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan
  • Masjid Polisi Diserang Bom Mobil Saat Shalat Jumat di Khyber Pakhtunkhwa
  • Pengadilan Bangladesh Jatuhkan Hukuman Mati Atas Tujuh Pejabat Senior Era PM Hasina
  • Jubir Taliban Peringatkan Pakistan Supaya Tidak Melakukan Operasi Militer di Wilayah Afghanistan
  • Mantan Bos Tabung Haji Malaysia Terdakwa Korupsi, Keluarganya Diminta Serahkan Daftar Aset
  • Ledakan Terdengar di Riyadh, Arab Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara
  • Dorong Tinggalkan Kebiasaan Scrolling, Singapura Beri Imbalan Warganya yang Baca Buku
  • Irlandia Boikot Eurovision untuk Kedua Kalinya, Soroti Situasi Kemanusiaan Gaza
  • Mantan Presiden Kosovo Dihukum Penjara 25 Tahun karena Kejahatan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?