Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Partai Omar Al-Bashir Dinyatakan Terlarang, Wanita Sudan Diperbolehkan Pakai Celana Panjang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Desember 2019 13:09 1:09 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Desember 2019 13:09
Bagikan
Omar Al-Bashir, mantan presiden Sudan. Dulu mendapatkan kekuasaan lewat kudeta, kini menjadi tersangka korupsi setelah dikudeta.
Bagikan

Hidayatullah.com—Partai Kongres Nasional (NCP) yang berkuasa di Sudan semasa pemerintahan Omar Al-Bashir mengemukakan kemarahannya setelah Dewan Kedaulatan mengumumkan telah meloloskan undang-undang yang melarang partai mantan presiden Omar Al-Bashir dan mencabut undang-undang yang melarang wanita menghadiri pesta atau mengenakan celana panjang.

“Partai tidak terganggung dengan undang-undang apapun atau keputusan yang dikeluarkan terhadap partai, sebab NCP adalah sebuah partai yang kuat dan ide-idenya akan langgeng,” kata NCP di laman Facebook, mengatakan “pemerintahan ilegal” baru telah mengambil keputusan ceroboh, lansir RFI Sabtu (30/11/2019).

Dengan kebijakan itu, aset-aset NCP akan disita dan rezim dilucuti, yang merupakan bagian dari tuntutan yang diminta para demonstran ketika pemerintahan baru dibentuk.

Selain itu, tidak ada orang-orang NCP yang akan diperbolehkan memegang jabatan politik kurun 10 tahun mendatang guna memastikan rezim Omar Al-Bashir yang berkuasa selama 30 tahun benar-benar berakhir.

Perdana Menteri Abdalla Hamdok mengatakan tindakan itu tidak seharusnya dipandang sebagai tindakan balas dendam.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Tujuannya adalah untuk memulihkan martabat rakyat Sudan yang dihancurkan oleh orang-orang yang tidak jujur,” kata PM Hamdok lewat Twitter. “UU ini ditujukan untuk mengembalikan kekayaan rakyat yang dirampas.”

Dewan Kedaulatan juga menghapuskan sebuah undang-undang yang melarang wanita menghadiri pesta-pesta pribadi atau mengenakan celana panjang dan menangkap serta menghukum para pelakunya dengan hukuman cambuk, denda dan bahkan penjara.

Asosiasi Profesional Sudan, yang mengawali aksi-aksi protes terhadap rezim Omar Al-Bashir hingga pelengserannya pada bulan April, menyambut baik langkah pemerintah baru itu dengan mengatakan keputusan tersebut akan membantu membangun negara sipil yang berdemokrasi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Omar al-BashirSudan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anies Baswedan: Hadirkan Keadilan untuk Menjaga Persatuan
Tulisan selanjutnya China Berlakukan Pindai Wajah Bagi Pengguna Ponsel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?