Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Serangan AS Tewaskan Komandan Tertinggi Pasukan Pengawal Revolusi Iran Qassem Soleimani

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 3 Januari 2020 14:41 2:41 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 3 Januari 2020 10:29
Bagikan
Jenderal Qassem Soleimani tewas oleh AS
Bagikan

Hidayatullah.com- Perwira militer senior Iran di Pasukan Pengawal Revolusi Islam (IRGC) dan komandan tertinggi di Pasukan Quds, Mayor Jenderal Qassem Soleimani, tewas bersama enam orang lainnya menyusul serangan udara AS di Bandara Internasional Baghdad hari Jumat.

Seorang pejabat Irak mengatakan serangan itu juga menewaskan, wakil komandan milisi yang didukung Iran yang dikenal sebagai Pasukan Mobilisasi Populer (PMF), juga dikenal sebagai Hashd al-Shaab, Abu Mahdi al-Muhandis.

Ahmed al-Assadi, juru bicara kelompok payung Mobilisasi Pasukan Populer Irak (PMF) dari milisi yang didukung Iran, juga membenarkan kematian Soleimani dan Muhandis.

Dua pejabat AS yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada kantor berita Reuters mengatakan, AS melakukan serangan udara yang ditargetkan.

Sumber-sumber dari Pasukan Mobilisasi Populer (PMF) sebelumnya mengatakan kepada Al Jazeera bahwa roket-roket itu menghancurkan dua kendaraan yang membawa “tamu-tamu terkenal”, yang telah tiba di bandara dan sedang dikawal oleh seorang pejabat PMF.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

https://twitter.com/thestevennabil/status/1212903652735586304

Politisi senior itu mengatakan tubuh Soleimani diidentifikasi melalui cincin yang dikenakannya.

Osama Bin Javaid dari Al Jazeera, melaporkan dari Baghdad, mengatakan insiden itu tampaknya merupakan serangan yang ditargetkan.

“Ini sebuah pukulan besar hubungan antara Amerika Serikat dan pemerintah Irak,” kata bin Javaid. “Ini adalah situasi yang sangat berbahaya di mana perkembangan yang signifikan ini terjadi.”

Dalam sebuah pernyataan di media sosial, Senator AS Chris Murphy, seorang anggota oposisi dari Komite Hubungan Luar Negeri Senat, memperingatkan bahwa insiden itu dapat memicu “kemungkinan perang regional besar-besaran”.

Mantan Asisten Menteri Pertahanan AS Lawrence Korb mengatakan “tidak ada keraguan” bahwa AS ingin menargetkan Soleimani “untuk sementara waktu”.

Para saksi di daerah itu  mendengar suara sirene dan helikopter di udara setelah serangan menjelang fajar.

Area insiden telah ditutup, kata pihak berwenang, tetapi bandara internasional tetap beroperasi.

Soleimani was an enemy of the United States. That’s not a question.

The question is this – as reports suggest, did America just assassinate, without any congressional authorization, the second most powerful person in Iran, knowingly setting off a potential massive regional war?

— Chris Murphy 🟧 (@ChrisMurphyCT) January 3, 2020

Serangan itu terjadi di tengah ketegangan dengan AS setelah seorang milisi pro-Syiah yang didukung Iran dan pengunjuk rasa lainnya menduduki, membakar dan merusak Kedutaan Besar Amerika Serikat di Baghdad.

Serangan di kedutaan besar pada Malam Tahun Baru adalah sebagai tanggapan terhadap serangan udara AS yang mematikan yang menewaskan 25 pasukan PMF, juga dikenal sebagai kelompok Hashd al-Shaabi.

Beberapa menit setelah laporan kematian, Jenderal Qassem Soleimani masuk, Presiden AS Donald Trump  memposting gambar bendera AS, memicu spekulasi lebih lanjut bahwa serangan udara memang sepengetahuan pemerintahannya.

Soleimani telah bertahun-tahun dipandang sebagai arsitek dari banyak kegiatan Iran di Timur Tengah, termasuk upaya untuk menempatkan pijakan di Suriah dan serangan roket ke Israel, menjadikannya salah satu target paling dicari Israel dan AS.

Pembunuhannya diumumkan beberapa jam setelah rudal menghantam setidaknya dua mobil di Bandara Internasional Baghdad, menewaskan sedikitnya tujuh orang, menurut pejabat Iraq.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:IrakIRGC Qassem SoleimaniPasukan Pengawal Revolusi IranPasukan Pengawal Revolusi IslamQassem SoleimaniSerangan ASsyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anwar Abbas: Buya Yunahar Ulama yang Tegas, Lurus, Tulus
Tulisan selanjutnya Banjir Jabodetabek Telan Korban Jiwa 30 Orang, Terbanyak di Bogor

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?