Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rezim Myanmar Kembali Tutup Saluran Internet di Rakhine

Ahmad
Terakhir diupdate: 5 Februari 2020 15:22 3:22 pm
Ahmad
Dipublikasikan 5 Februari 2020 15:22
Bagikan
Polisi Myanmar di Negara Bagian Rakhine
Bagikan

Hidayatullah.com- Operator telekomunikasi termuka Telenor Group Norwegia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kementerian transportasi dan komunikasi negara itu telah memerintahkan pembatasan internet di lima kota di Provinsi Rakhine dan Chin, Rakhine, selama tiga bulan.

Rezim Myanmar kembali memberlakukan kembali pembatasan internet di dua wilayah yang terletak di bagian barat negara itu setelah menarik larangan lima bulan lalu.

Pembatasan internet selama berbulan-bulan di wilayah itu menjadi kecaman publik.

Pejabat mengutip “kebutuhan keamanan dan kepentingan publik” sebagai alasan di balik sanksi sekali lagi, menurut Telenor. Menurut perusahaan telekomunikasi, empat kota lain masih di bawah batasan asli yang diberlakukan sejak Juni tahun lalu.

Juru bicara militer Myanmar, Tun Tun Nyi mengatakan pihaknya tidak tahu menahu terkait pemblokiran itu. Sementara pejabat kementerian tidak mau mengomentari Reuters.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pemblokiran internet dikeluarkan di tengah meningkatnya kekerasan. Di mana dua perempuan tewas dan tujuh lainnya terluka bulan lalu ketika sebuah desa di Provinsi Rakhine menjadi sasaran artileri.

Lebih dari 730.000 Muslim Rohingya telah dipaksa melarikan diri dari Rakhine utara sejak 2017 setelah tindakan keras militer yang menurut PBB dijalankan dengan ‘niatan genosida’. Militer, di sisi lain, bersikeras bahwa langkah itu sebagai tanggapan terhadap serangan oleh militan Rohingya terhadap pasukan keamanan.

“Pemblokisan akses internet berdampak buruk bagi jurnalisme. Buat kami internet adalah sangat penting untuk mengirimkan data video atau gambar untuk pemberitaan kami,” kata Aung Marm Oo, Kepala redaksi sebuah situs berita online di Rakhine, menanggapi pemblokiran.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:burmamuslim Rohingyamyanmarpemblokiran internetRakhineRohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Khat Arab Akan Dimasukkan dalam Daftar Seni Budaya di UNESCO
Tulisan selanjutnya Ajudan Dekat Jenderal Qassem Soleimani Tewas di Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
BeritaIptekes

Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Berita Iptekes
27 Agustus 2026 23:34
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?