Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sabung Ayam dan Adu Banteng Legal, Kata Mahkamah Agung Peru

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Februari 2020 20:08 8:08 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Februari 2020 19:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Adu ayam dan adu banteng dianggap sebagai “tontonan budaya” di Peru, dan oleh karenanya tidak akan dilarang. Demikian keputusan pengadilan tertinggi di Peru hari Selasa (25/2/2020).

Keputusan itu merupakan tanggapan atas gugatan yang diajukan para aktivis peduli binatang, yang mengatakan pertarungan hawan tersebut harus dihentikan sebab melanggar konstitusi.

“Hukum tidak mendapatkan dukungan suara yang cukup untuk menyatakannya tidak konstitusional,” kata ketua Mahkamah Agung Peru Marianella Miranda seperti dilansir DW. Miranda merupakan satu dari tiga hakim yang mendukung kasus itu. Diperlukan lima suara dukungan hakim untuk menyatakan sabung ayam dan adu banteng ilegal.

Pekan lalu, ribuan orang turun ke jalan-jalan di ibu kota Lima untuk menyatakan dukungannya terhadap tradisi sabung ayam dan adu banteng, yang dikecualikan dalam undang-undang perlindungan hewan di Peru.

Sebagai sebuah peninggalan penjajahan Spanyol, banyak negara di kawasan Amerika Latin yang masih memperbolehkan pertunjukan adu ayam dan adu banteng

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Alasan yang biasa diajukan oleh para pendukungnya antara lain tradisi itu merupakan sumber penghidupan 400.000 orang, yang bekerja memperbanyak hewan aduan.

“Bagi saya ini bukan perlakuan buruk terhadap hewan. Bagi saya [banteng] adalah hewan yang diciptakan untuk ini. Mahluk yang diciptakan dengan tubuh untuk tujuan tersebut (kuat untuk diadu) dan tetap hidup berkat adanya (aduan) ini,” kata Juan Manuel Roca, seorang peternak yang memperbanyak banteng aduan.

Gugatan diajukan ke mahkamah setelah lebih dari 5.000 orang menandatangai petisi yang meminta agar semua pertunjukan keji yang menggunakan binatang dilarang.

Mahkamah memerima gugatan itu pada Oktober 2018.

Keputusannya yang dikeluarkan hari Selasa tersebut sudah inkrah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Uni Eropa Melaporkan Kenaikan Signifikan Jumlah Pencari Suaka
Tulisan selanjutnya Mahathir Kembali Pimpin Partai Pribumi Bersatu Malaysia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

LPH Hidayatullah Sambangi BPJPH, Bahas Penguatan Regulasi, Kompetensi dan Integritas Auditor

Berita
31 Oktober 2026 10:00
Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat
Lancarkan Serangan ke Pulau Qeshm Iran, AS: ‘Tindakan Defensif’
LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK
MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an

Terbaru

  • Mudahkan Masyarakat Akses Khanazah Keilmuan, Muhammadiyah Luncurkan ChatHPT di Munas Tarjih XXXIII
  • Koalisi Saudi Klaim Cegat Rudal Balistik Houthi di Wilayah Madinah
  • Abdul El-Sayed, Muslim Pertama yang Jadi Senat Amerika Serikat
  • Hakim Prancis Buka Penyelidikan Dugaan Kejahatan Perang Israel di Libanon
  • Di Singapura Memulung Botol Bekas dari Tempat Sampah Bisa Kena Denda
  • Roti Semakin Langka dan Mahal Banyak Orang Sudan Kurang Makan
  • Pengadilan Turki Cabut “Ma’alim fi ath-Tariq” Sayyid Qutb dari Daftar Buku Terlarang
  • Trump Umumkan akan Setop Bantuan Militer ke ‘Israel’
  • Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
  • Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?